Adian Napitupulu: Jangan Ada Aparatur Negara yang Intevensi Pilkada 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:52 WIB
loading...
Adian Napitupulu: Jangan...
Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDIP Adian Napitupulu meminta agar Pilkada Serentak 2024 menjadi pertarungan antarmasing-masing tim pemenangan, tanpa melibatkan aparatur negara. Foto/MPI/danandaya arya putra
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu meminta agar Pilkada Serentak 2024 menjadi pertarungan antarmasing-masing tim pemenangan, tanpa melibatkan aparatur negara. Hal itu agar kejadian di Pilpres 2024 tak terulang lagi.

"Jangan ada lagi aparatur negara yang bekerja secara politik untuk kepentingan satu dua calon yang lain. Biarlah pilkada ini yang diadu adalah Tim Pemenangan masing-masing, kemampuan partai politiknya. Jangan kita diadu dengan aparatur negara yang sama-sama kita biayai bersama-sama, itu tidak fair," ujar Adian di arena Rakernas V di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Dengan tidak adanya intervensi yang dilakukan aparatur negara, pilkada serentak ini akan menjadi pertarungan yang sehat dan tidak menakutkan. Dia menegaskan, rakyat harus bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara riang dan gembira.

Baca juga: Adian Napitupulu Minta Konflik Pilpres 2024 Tak Dibawa ke Pilkada Serentak

"Dan memilih dengan bebas tanpa diintimidasi, disetop fasilitasnya, dikurangi bantuan sosial dan sebagainya. Itu harapan kita sama-sama yang dapat saya simpulkan. Saya mau kualitas demokrasi dalam pilkada jauh lebih baik dibanding kualitas demokrasi di pilpres kemarin," sambungnya.

Dalam menghadapi Pilkada ini, PDIP akan menyiapkan calon pemimpin terbaiknya. Pilkada 2024 nanti, terdapat 142 kabupaten/kota di 11 provinsi, PDIP bisa mencalonkan sendiri pasangan calon kepala daerah dan calon wakil Kepala daerah. "Di luar daripada itu, kita membangun kerja sama dengan partai-partai yang lain," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
Rekomendasi
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved