Airlangga Terima Gelar Honoris Causa dari Kampus Korsel, Rektor UGM: Semoga Jadi Inspirasi
Rabu, 22 Mei 2024 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia berdasarkan visi 2045 ini diharapkan berada dalam daftar lima negara dengan perekonomian terbesar di dunia, yakni berada di peringkat ke-16 saat ini. Termasuk juga target-target lain dalam hal stabilitas harga, penciptaan kualitas lapangan kerja untuk mengatasi tingkat pengangguran, perluasan kelas menengah, pengurangan kemiskinan dan penciptaan rasa keadilan di antara lebih dari 300 juta penduduk pada 2045.
Airlangga menegaskan bahwa perekonomian Indonesia untuk mencapai Visi Indonesia 2045 perlu mencapai rata-rata pertumbuhan PDB riil tahunan sekitar 6-7%. Meski bukan tugas yang sangat mudah dalam mempertahankan pertumbuhan PDB itu, terutama di tengah tantangan global dan transformasi ekonomi struktural dalam negeri saat ini.
Akan tetapi, Airlangga optimistis dengan strategi pemerintah yang selalu berwawasan ke depan dengan ditopang melalui kebijakan diversifikasi struktur ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan daya saing serta berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan hijau dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya perlu menjaga perekonomian kita dari ketidakpastian global, namun kita juga perlu mendorong transformasi cepat menuju ekosistem ekonomi hijau dan digital yang baru. Selain itu, kita juga menghadapi perubahan lanskap demografi di mana negara ini akan memasuki fase penuaan populasi,” pungkasnya.
Airlangga menegaskan bahwa perekonomian Indonesia untuk mencapai Visi Indonesia 2045 perlu mencapai rata-rata pertumbuhan PDB riil tahunan sekitar 6-7%. Meski bukan tugas yang sangat mudah dalam mempertahankan pertumbuhan PDB itu, terutama di tengah tantangan global dan transformasi ekonomi struktural dalam negeri saat ini.
Akan tetapi, Airlangga optimistis dengan strategi pemerintah yang selalu berwawasan ke depan dengan ditopang melalui kebijakan diversifikasi struktur ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan daya saing serta berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan hijau dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya perlu menjaga perekonomian kita dari ketidakpastian global, namun kita juga perlu mendorong transformasi cepat menuju ekosistem ekonomi hijau dan digital yang baru. Selain itu, kita juga menghadapi perubahan lanskap demografi di mana negara ini akan memasuki fase penuaan populasi,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :