Abdul Hakim Menabung 13 Tahun dari Hasil Panen Padi demi Berangkat Haji Bersama Istri
Jum'at, 17 Mei 2024 - 21:12 WIB
loading...
Abdul Hakim dan Nurul Hidayah, jemaah haji asal Madiun, Jawa Timur seusai menjalani ibadah Salat Jumat di Masjid Nabawi, Madinah. Foto/SINDOnews/Andryanto Wisnuwidodo
A
A
A
JAKARTA - Cerita di balik keberangkatan Abdul Hakim dan Nurul Hidayah, istrinya demi menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Abdul Hakim, seorang petani di Madiun, menanti 13 tahun untuk pergi ke Tanah Suci.
Abdul Hakim seorang petani mendapat panggilan Allah SWT setelah menabung dari hasil panen sawahnya. Pria berusia 72 tahun ini menceritakan perjuangannya dalam menabung demi bisa berangkat haji.
"Menabung sedikit demi sedikit dari hasil panen padi," kata Abdul Hakim seusai pulang Salat Jumat di Masjid Nabawi, Jumat (17/5/2024).
Baca juga: Ditinggal Istri dan Tanpa Anak, Buruh Tani asal Pasuruan Berhasil Wujudkan Impian Naik Haji
Abdul Hakim menceritakan dari hasil pertanian padi miliknya. Dari beras gabah sekali panen bisa menghasilkan Rp700.000 per kuintal. "Alhamdulillah bisa menyisihkan dari panen buat tabungan haji," ujarnya.
Abdul Hakim berangkat haji berdua bersama istrinya, Nurul Hidayah. Dia tidak bisa menutupi kebahagiaannya bisa berangkat haji bersama istrinya. "Senang bisa haji tahun ini berdua sama istri," tuturnya
Abdul Hakim juga sudah menyiapkan diri sebelum berangkat haji. Pekerjaannya sebagai petani menempa fisiknya tetap prima di usia 72 tahun. "Jalan jauh sudah biasa karena pekerjaan saya tani. Sekarang siapkan mental agar ibadahnya bisa lebih baik," ujarnya.
Abdul Hakim seorang petani mendapat panggilan Allah SWT setelah menabung dari hasil panen sawahnya. Pria berusia 72 tahun ini menceritakan perjuangannya dalam menabung demi bisa berangkat haji.
"Menabung sedikit demi sedikit dari hasil panen padi," kata Abdul Hakim seusai pulang Salat Jumat di Masjid Nabawi, Jumat (17/5/2024).
Baca juga: Ditinggal Istri dan Tanpa Anak, Buruh Tani asal Pasuruan Berhasil Wujudkan Impian Naik Haji
Abdul Hakim menceritakan dari hasil pertanian padi miliknya. Dari beras gabah sekali panen bisa menghasilkan Rp700.000 per kuintal. "Alhamdulillah bisa menyisihkan dari panen buat tabungan haji," ujarnya.
Abdul Hakim berangkat haji berdua bersama istrinya, Nurul Hidayah. Dia tidak bisa menutupi kebahagiaannya bisa berangkat haji bersama istrinya. "Senang bisa haji tahun ini berdua sama istri," tuturnya
Abdul Hakim juga sudah menyiapkan diri sebelum berangkat haji. Pekerjaannya sebagai petani menempa fisiknya tetap prima di usia 72 tahun. "Jalan jauh sudah biasa karena pekerjaan saya tani. Sekarang siapkan mental agar ibadahnya bisa lebih baik," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :