Profil Dian Andriani Ratna Dewi, Satu-satunya Prajurit Wanita TNI AD yang Meraih Pangkat Mayjen
Jum'at, 17 Mei 2024 - 05:17 WIB
loading...
A
A
A
Dian Andriani merupakan prajurit TNI AD kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 3 Juni 1966. Tamat sekolah dari SMUN 2 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan (Sulsel), dia melanjutkan pendidikannya di Sepamilsuk II yang kini bernama Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (Sepa PK TNI) pada 1989.
Baca juga: Danjen Kopassus di Era Soekarno, Nomor 1 Pelatih Pertama Pasukan Elite Korps Baret Merah
Dian Andriani kemudian melanjutkan pendidikan S1 dan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) pada 1992. Di tahun yang sama dia juga mengikuti pendidikan militer di Sussarcabkes. Tidak hanya itu, Dian Andriani juga mengikuti pendidikan militer Suslapa I Kes pada 1997 dan Suslapa II Kes pada 2000.
Selain itu, Dian Andriani juga pernah mengenyam pendidikan PPDS Kulkel FK UI, selanjutnya S2 Ilmu Biomedik FK UI, dan S2 Kajian Administrasi Rumah Sakit FKM UI. Termasuk Suspajemen Rumkit Madya (2007).
Selama mengabdi di militer, Dian Andriani banyak menduduki jabatan yang cukup strategis. Di antaranya Pama Kesdam IV/Diponegoro, Dokter Denkes Paspampres pada 1993, dan Pama Ditkesad dalam rangka PPDS 1998.
Baca juga: Danjen Kopassus di Era Soekarno, Nomor 1 Pelatih Pertama Pasukan Elite Korps Baret Merah
Dian Andriani kemudian melanjutkan pendidikan S1 dan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) pada 1992. Di tahun yang sama dia juga mengikuti pendidikan militer di Sussarcabkes. Tidak hanya itu, Dian Andriani juga mengikuti pendidikan militer Suslapa I Kes pada 1997 dan Suslapa II Kes pada 2000.
Selain itu, Dian Andriani juga pernah mengenyam pendidikan PPDS Kulkel FK UI, selanjutnya S2 Ilmu Biomedik FK UI, dan S2 Kajian Administrasi Rumah Sakit FKM UI. Termasuk Suspajemen Rumkit Madya (2007).
Selama mengabdi di militer, Dian Andriani banyak menduduki jabatan yang cukup strategis. Di antaranya Pama Kesdam IV/Diponegoro, Dokter Denkes Paspampres pada 1993, dan Pama Ditkesad dalam rangka PPDS 1998.
Lihat Juga :