TNI: Kelompok Separatis Papua Cari Perhatian Internasional

Rabu, 06 Februari 2019 - 13:32 WIB
TNI: Kelompok Separatis...
TNI: Kelompok Separatis Papua Cari Perhatian Internasional
A A A
JAKARTA - Beberapa waktu belakangan ini telah terjadi berbagai aksi teror penembakan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Pegunungan Tengah Papua menyebabkan seorang prajurit TNI gugur dan warga sipil jadi korban.

Terakhir penembakan terjadi, pada seorang pedagang di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, ditembak orang tak dikenal saat asyik menonton televisi di dalam rumahnya, Sabtu 2 Februari 2019 pukul 19.30 WIT. Korban, Sugeng Efendi tewas setelah ditembak bagian lehernya dari jarak dekat.

Kepala Pusat Penerangan (Puspen) TNI Mayjen Sisriadi menilai kasus penembakan yang terjadi di Papua hingga menewaskan warga sipil merupakan upaya pelaku untuk mendapatkan perhatian dari Internasional.

"Dalam hal kemudian mereka mengincar penduduk sipil karena kita mempelajari, mereka ingin mendapatkan perhatian Internasional, sehingga mereka melakukan hal hal yang seperti itu," kata Sisriadi dalam diskusi bersama wartawan di Balai Media TNI, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).

Dalam menangani KKSB, kata dia, tidak lantas semena-mena. Menurut dia, pemerintah sudah menetapkan peristiwa yang terjadi di Papua adalah masalah kriminal.Dengan demikian, kata dia, penyelesaiannya dilakukan dengan penegakan hukum yang merupakan fungsi utama Polri.
"TNI memang membantu di Papua cuma di sana ada beberapa operasi yang kita gelar, yaitu operasi pengamanan perbatasan yang murni dilakukan oleh TNI, pengamanan perbatasan antara Papua dengan Papua Nugini itu dilakukan oleh TNI tapi operasi penegakan hukum dilaksanakan oleh Polri, TNI membantu konsepnya seperti itu," tuturnya.

Mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan itu mengungkapkan, dalam membantu Polri, TNI akan membantu dengan kemampuan tempur dan non-tempur.

Untuk tempur, kata dia, TNI menggunakan kekuatan senjata, seperti pengerahan pasukan Kodam di wilayah Papua untuk membantu Polri. Namun tidak hanya dari Papua, pengiriman pasukan juga didatangkan dari luar pulau Papua termasuk Jawa, untuk mengantisipasi kerawanan karena kosongnya markas yang ditinggal oleh pasukan pengamanan.

Untuk non tempur, sambung dia, TNI mengirim tim dari Penerangan yang bertugas membuat opini publik agar masyarakat di Papua mendapatkan informasi yang benar.

"Kita tidak menggunakan intimidasi, kita menggunkan opini publik yang istilah panglima operasi psikologi. Jadi mempengaruhi psikologi massa tapi yang dikirim adalah kami dari Puspen dari Dispen Angkatan Darat, Angkatan laut, dan Angkatan udara menjadi satu tim penerangan yang bertugas untuk mempengaruhi opini publik disana supaya tidak terpengaruh orang-orang yang sesat ini untuk ikut mereka," ungkapnya.
(dam)
Berita Terkait
Imparsial: Telusuri...
Imparsial: Telusuri Dugaan Jual Beli Senjata Oknum TNI dengan Separatis
Pasukan Gabungan TNI...
Pasukan Gabungan TNI Buru Pimpinan OPM
TPNPB OPM Klaim Tembaki...
TPNPB OPM Klaim Tembaki Mobil Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang, Tiga Anggota TNI Terluka
TNI : KKSB Terapkan...
TNI : KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil
Tindak Tegas OPM, Pemerintah...
Tindak Tegas OPM, Pemerintah Disarankan Terjunkan Densus 88 dan TNI Antiteror
Pendekatan Panglima...
Pendekatan Panglima TNI Atasi Konflik Papua Diapresiasi Kepala Suku dan PB HMI
Berita Terkini
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved