Jemaah Haji Indonesia Bisa Masuk Raudah Pakai Tasreh
Senin, 13 Mei 2024 - 17:56 WIB
loading...
Kabar gembira bagi calon jemaah haji Indonesia yang ingin masuk ke Raudah dan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Masjid Nabawi Madinah, Senin (13/5/2024). Foto/Andryanto Wisnuwidodo/SINDOnews
A
A
A
MADINAH - Kabar gembira bagi calon jemaah haji Indonesia yang ingin masuk ke Raudah dan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Masjid Nabawi Madinah.Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Ibadah pada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah Efrilen Hafizh mengatakan, jemaah haji Indonesia dapat memasuki Raudah di Masjid Nabawi, dengan menggunakan Tasreh.
"Jemaah haji Indonesia tidak usah resah karena masuk ke Raudah itu difasilitasi oleh pemerintah melalui penerbitan surat Tasreh. Jemaah tidak harus mengisi dan mendaftar melalui aplikasi Nusuk secara pribadi," terang Efrilen Hafizh di Kantor Daker Madinah, Senin (13/5/2024).
Hafizh mengatakan, fasilitas untuk masuk ke Raudah akan diberikan secara kolektif kepada jemaah. "Di setiap kloter itu akan diterbitkan dua tasreh. Pertama, tasreh khusus untuk perempuan. Kedua, tasreh khusus untuk laki-laki," jelasnya.
Baca juga: Melangitkan Doa di Taman Surga Raudah Memakai Nusuk
Ditambahkan Hafizh, pelaksanaan kunjungan ke Raudah akan dilakukan paling cepat tiga hari setelah jemaah berada di Kota Madinah.
"Setelah diterbitkan, tasrih akan diteruskan ke Kepala Sektor Khusus Nabawi. Jadwal masuk Raudah akan diinformasikan kepada petugas kloter melalui petugas sektor. Sehingga jemaah tinggal datang pada jadwal yang sudah ditentukan," papar Hafizhq.
"Jemaah wajib sudah berkumpul di pintu Raudah paling lambat 30 menit sebelum jadwal masuk. Petugas Seksus Nabawi akan memandu jemaah dan menyerahkan tasrih kepada petugas yang menjaga Raudah," sambungnya.
"Jemaah haji Indonesia tidak usah resah karena masuk ke Raudah itu difasilitasi oleh pemerintah melalui penerbitan surat Tasreh. Jemaah tidak harus mengisi dan mendaftar melalui aplikasi Nusuk secara pribadi," terang Efrilen Hafizh di Kantor Daker Madinah, Senin (13/5/2024).
Hafizh mengatakan, fasilitas untuk masuk ke Raudah akan diberikan secara kolektif kepada jemaah. "Di setiap kloter itu akan diterbitkan dua tasreh. Pertama, tasreh khusus untuk perempuan. Kedua, tasreh khusus untuk laki-laki," jelasnya.
Baca juga: Melangitkan Doa di Taman Surga Raudah Memakai Nusuk
Ditambahkan Hafizh, pelaksanaan kunjungan ke Raudah akan dilakukan paling cepat tiga hari setelah jemaah berada di Kota Madinah.
"Setelah diterbitkan, tasrih akan diteruskan ke Kepala Sektor Khusus Nabawi. Jadwal masuk Raudah akan diinformasikan kepada petugas kloter melalui petugas sektor. Sehingga jemaah tinggal datang pada jadwal yang sudah ditentukan," papar Hafizhq.
"Jemaah wajib sudah berkumpul di pintu Raudah paling lambat 30 menit sebelum jadwal masuk. Petugas Seksus Nabawi akan memandu jemaah dan menyerahkan tasrih kepada petugas yang menjaga Raudah," sambungnya.
Lihat Juga :