Tanggapi Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Gerindra: Semua Kelembagaan Sedang Dikaji

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:41 WIB
loading...
Tanggapi Wacana DPA...
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani memberikan keterangan kepada media di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/5/2024). FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra , Ahmad Muzani mengungkapkan seluruh kelembagaan negara saat ini tengah dikaji untuk memutuskan apakah nantinya ada yang dilebur atau dilikuidasi. Hal ini diungkapkan Muzani menanggapi wacana Dewan Pertimbangan Agung (DPA) yang akan dihidupkan kembali di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Ya semua kelembagaan sekarang sedang dikaji," kata Muzani saat ditemui di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/5/2024).

Muzani berkata, hasil kajian itu akan membuka peluang sejumlah lembaga negara diperkuat, digabung dengan kementerian, dilebur hingga dilikuidasi.



"Ada beberapa lembaga yang mungkin sedang diperkuat, tapi ada beberapa kelembagaan yang sudah sedang dipelajari untuk digabungkan dengan kementerian yang ada, atau dilebur, atau malah dilikuidasi," ucapnya.

Salah satu lembaga negara yang dikaji, kata Muzani, yakni Dewan Pertimbangan Presiden. "Ya beberapa lembaga sedang dalam kajian-kajian termasuk Dewan Pertimbangan Presiden," katanya.

Untuk diketahui, presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto berencana akan membentuk presidential club. Ini merupakan wadah mantan presiden untuk bertemu dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan.

"Presidential Club itu istilah saya saja, bukan institusi. Esensinya Pak Prabowo ingin para mantan Presiden bisa tetap rutin bertemu dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan," ujar Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (3/5/2024).

Baca juga: Berapa Lama Waktu yang Diberikan kepada Presiden Memilih Menteri dan Membentuk Kabinet? Ini Aturannya

Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengusulkan agar ide membentuk Presidential Club bisa diformalkan. Pria yang akrab disapa Bamsoet ini berpandangan, apa yang digagas oleh Prabowo merupakan suatu hal yang baik dalam rangka untuk mempertemukan dan mengompakkan mantan-mantan presiden tersebut.

"Malah kalau bisa mau diformalkan, kita pernah punya lembaga Dewan Pertimbangan Agung, yang bisa diisi oleh mantan-mantan presiden maupun wakil presiden, kalau mau diformalkan, kalau Pak Prabowonya setuju," kata Bamsoet di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5/2024).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Berita Terkini
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved