Pesan Menag ke Jemaah Haji Kloter Pertama 2024: Niat Bapak Ibu ke Tanah Suci itu Beribadah
Minggu, 12 Mei 2024 - 06:47 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melepas keberangkatan 388 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG-01) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melepas keberangkatan 388 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG-01) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), pada Minggu (12/5/2024) dini hari. Lima petugas kloter ikut terbang bersama mereka.
Berangkatnya jemaah haji kloter pertama ini juga menandai dimulainya operasional haji 1445 H/2024 M. Menag kembali berpesan agar jemaah menata ulang kembali niatnya dan berharap agar jemaah fokus untuk beribadah haji.
“Kami mengingatkan ke bapak ibu sekalian agar niatnya ditata dengan benar. Niat Bapak Ibu ke Tanah Suci itu beribadah. Tolong jangan selipkan niat-niat lain selain niat ibadah haji di Tanah Suci,” kata Menag kepada jemaah haji saat menyapa di dalam pesawat.
Baca juga: Menag Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Jemaah Haji 2024
Dia juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga fisik, karena cuaca di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia. "Cuaca di Tanah Suci sangat panas. Agar kondisi fisik Bapak Ibu dijaga. Makan yang cukup, minum yang cukup, vitamin juga harus diminum," ucap pria yang akrab disapa Gus Men ini.
Berangkatnya jemaah haji kloter pertama ini juga menandai dimulainya operasional haji 1445 H/2024 M. Menag kembali berpesan agar jemaah menata ulang kembali niatnya dan berharap agar jemaah fokus untuk beribadah haji.
“Kami mengingatkan ke bapak ibu sekalian agar niatnya ditata dengan benar. Niat Bapak Ibu ke Tanah Suci itu beribadah. Tolong jangan selipkan niat-niat lain selain niat ibadah haji di Tanah Suci,” kata Menag kepada jemaah haji saat menyapa di dalam pesawat.
Baca juga: Menag Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Jemaah Haji 2024
Dia juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga fisik, karena cuaca di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia. "Cuaca di Tanah Suci sangat panas. Agar kondisi fisik Bapak Ibu dijaga. Makan yang cukup, minum yang cukup, vitamin juga harus diminum," ucap pria yang akrab disapa Gus Men ini.
Lihat Juga :