PAN: Penambahan Jumlah Menteri Bukan untuk Bagi-bagi Kursi
Jum'at, 10 Mei 2024 - 09:46 WIB
loading...
Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menilai penambahan nomenklatur kementerian bukan bertujuan untuk bagi-bagi kekuasaan tapi mempercepat pelayanan kepada masyarakat. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional ( PAN ) menegaskan bahwa wacana penambahan nomenklatur kementerian di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bukan bagi-bagi kursi. Penambahan jumlah menteri itu untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menjelaskan, bentuk dari politik itu ada berbagai macam, baik politik akomodatif maupun politik kebangsaan. Namun ia memastikan penambahan nomenklatur kementerian bukan bertujuan untuk bagi-bagi kekuasaan.
"Paling penting sebetulnya, (penambahan nomenklatur kementerian) arahnya bukan bagi-bagi kursi. Catat itu bukan bagi-bagi kursi," kata Saleh kepada wartawan saat ditemui usai Rakornas PAN di Jakarta, Kamis (9/5/2024).
Saleh menegaskan, penambahan nomenklatur kementerian ditujukan untuk mempercepat pelayanan ke masyarakat. Dengan begitu, ia meyakini visi-misi Prabowo-Gibran yang dijanjikan saat kampanye bisa terwujud.
Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menjelaskan, bentuk dari politik itu ada berbagai macam, baik politik akomodatif maupun politik kebangsaan. Namun ia memastikan penambahan nomenklatur kementerian bukan bertujuan untuk bagi-bagi kekuasaan.
"Paling penting sebetulnya, (penambahan nomenklatur kementerian) arahnya bukan bagi-bagi kursi. Catat itu bukan bagi-bagi kursi," kata Saleh kepada wartawan saat ditemui usai Rakornas PAN di Jakarta, Kamis (9/5/2024).
Saleh menegaskan, penambahan nomenklatur kementerian ditujukan untuk mempercepat pelayanan ke masyarakat. Dengan begitu, ia meyakini visi-misi Prabowo-Gibran yang dijanjikan saat kampanye bisa terwujud.
Lihat Juga :