Di Tengah Pandemi, Fatayat NU Mengajak untuk Tetap Bergerak dan Berkarya
Selasa, 18 Agustus 2020 - 22:00 WIB
loading...
Di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona), tidak menyurutkan semangat perempuan muda pengurus Fatayat Nahdlatul Ulama untuk berkhidmat pada negeri. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona), tidak menyurutkan semangat perempuan muda pengurus Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) untuk berkhidmat pada negeri. Orang lain boleh berdiam diri di rumah tanpa berbuat apa-apa tapi bagi Fatayat NU Banten hal itu adalah pantangan
(Baca juga: Positif Covid-19 Bertambah 1.673 Kasus, Berikut Sebaran di 34 Provinsi)
"Banyak anak muda yang hanya berdiam diri di rumah di tengah pandemi covid-19, tapi tidak bagi Fatayat NU Banten karena bergerak dan berkarya adalah spirit yang kami tanamkan kepada semua pengurus Fatayat NU Banten," kata Ketua Fatayat NU Banten Annisatus Shalihah, Selasa (18/8/2020).
(Baca juga: Update Corona: Positif 143.043 Orang, 96.306 Sembuh dan 6.277 Meninggal)
Wanita yang kerap disapa teh Anis ini mengatakan, Nanyaknya gerakan radikalisasi dan intoleransi saat ini membuat Fatayat Nu Banten bergerak untuk mengkampanyekan moderasi dan toleransi baik dalam beragama maupun dalam bersosialisasi. Sebagai perempuan muda harus lincah dan gesit serta peka melihat fenomena sosial yang mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
"Kita harus lawan semua bentuk radikalisme dan intoleransi bersama-sama dimulai dari keluarga terdekat," sambung pemudi yang pandai tilawatil kuran ini.
Dia berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bisa bersinergi dan bekerja sama dalam memerangi paham radikalisme di wilayahnya.
(Baca juga: Positif Covid-19 Bertambah 1.673 Kasus, Berikut Sebaran di 34 Provinsi)
"Banyak anak muda yang hanya berdiam diri di rumah di tengah pandemi covid-19, tapi tidak bagi Fatayat NU Banten karena bergerak dan berkarya adalah spirit yang kami tanamkan kepada semua pengurus Fatayat NU Banten," kata Ketua Fatayat NU Banten Annisatus Shalihah, Selasa (18/8/2020).
(Baca juga: Update Corona: Positif 143.043 Orang, 96.306 Sembuh dan 6.277 Meninggal)
Wanita yang kerap disapa teh Anis ini mengatakan, Nanyaknya gerakan radikalisasi dan intoleransi saat ini membuat Fatayat Nu Banten bergerak untuk mengkampanyekan moderasi dan toleransi baik dalam beragama maupun dalam bersosialisasi. Sebagai perempuan muda harus lincah dan gesit serta peka melihat fenomena sosial yang mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
"Kita harus lawan semua bentuk radikalisme dan intoleransi bersama-sama dimulai dari keluarga terdekat," sambung pemudi yang pandai tilawatil kuran ini.
Dia berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bisa bersinergi dan bekerja sama dalam memerangi paham radikalisme di wilayahnya.
Lihat Juga :