Wacana Kabinet Prabowo-Gibran Diisi 40 Menteri, Ini Komentar Wapres Maruf Amin

Selasa, 07 Mei 2024 - 18:04 WIB
loading...
Wacana Kabinet Prabowo-Gibran...
Wapres Ma’ruf Amin ikut merespons wacana kabinet gemuk Presiden dan Wapres terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang berisi 40 menteri. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin ikut merespons wacana kabinet “gemuk” Presiden dan Wapres terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang berisi 40 menteri. Wapres mengingatkan bahwa kabinet pemerintahan baru harus diisi oleh kalangan profesional.

“Saya kira yang pasti tentu harus diisi kalangan profesional, cuma profesional itu bisa mempresentasikan partai-partai politik, bisa juga yang lainnya, nanti tergantung negosiasinya,” ujar Wapres usai menghadiri acara Halal Bihalal MUI di Grand Sahid, Jakarta, Selasa (7/5/2024).

Baca juga: Berapa Jumlah Menteri dalam Kabinet? Ini Aturannya Menurut UU Kementerian Negara

Wapres mengatakan kalangan profesional bisa dari politisi maupun non partai. “Tapi profesionalnya ya, profesional politisi, profesional non politisi apa dari partai, apa dari profesional murni gitu, itu dalam menjalankan tugas menteri-menteri dengan profesional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wapres pun mengungkapkan keputusan dari pemerintahannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini hanya berisi 34 kementerian. Dia mengatakan bahwa hal ini sudah sesuai dengan keperluan.

“Dan, jumlahnya memang sekarang ini kan 34 (kementerian) itu cukup ideal dalam rangka kita kajian waktu itu sudah cukup tapi bisa saja lebih daripada itu kalau bahasa kiainya itu, kalau ada keperluan mungkin bisa lebih daripada itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan Presiden terpilih Prabowo Subianto akan membentuk kabinet berisi 40 menteri. Dia menilai wajar jumlah kementerian tersebut.

“Buat saya bagus. Negara kita kan negara besar. Tantangan kita besar, target kita besar. Wajar, kalau kita perlu mengumpulkan banyak orang, berkumpul dalam pemerintahan sehingga jadi besar,” ujar Habiburokhman.

Sebagai anggota DPR, dia mengaku banyak menerima masukan soal adanya kementerian-kementerian yang dipaksa untuk menyatu. Padahal, ada kementerian yang dalam tugas-tugasnya ditemukan tidak sinkron antara direktorat satu dengan lainnya.

Baca juga: Respons Jokowi soal Wacana Kabinet Diisi 40 Menteri: Tanyakan ke Presiden Terpilih

Dia mencontohkan apa yang terjadi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Menurut dia, wajar jika pemerintahan mendatang melakukan sebuah penyempurnaan tugas dan fungsi setiap Kementerian/Lembaga yang ada.

“Konsekuensinya, dia bisa ada pengembangan jumlah kementerian dan lembaga,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Wapres Gibran Sosialisasikan...
Wapres Gibran Sosialisasikan Program Kampung Haji saat Hadiri Haul Pendiri NU
Pengamat Militer Sarankan...
Pengamat Militer Sarankan Prabowo Bikin Kabinet Perang
Isu Reshuffle Muncul...
Isu Reshuffle Muncul Lagi, Mensesneg: Belum Ada
DPC Garda Satu se-Malang...
DPC Garda Satu se-Malang Raya Resmi Dikukuhkan, Tegaskan Dukung Program Prabowo-Gibran
Setahun Kabinet Merah...
Setahun Kabinet Merah Putih, Akademisi: Pemerintah Bangun Fondasi Kuat Pendidikan
Sri Mulyani: Saya di...
Sri Mulyani: Saya di Sini, Berdiri dan Tidak Mundur
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved