RPA Perindo Dampingi Korban Penipuan, Kerugian Capai Rp800 Miliar
Jum'at, 03 Mei 2024 - 15:09 WIB
loading...
RPA Partai Perindo memberikan pendampingan hukum terhadap Betty Pattikayhatu (67) warga Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (3/5/2024). Foto/Riyan Rizki Roshali/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Perindo memberikan pendampingan hukum terhadap Betty Pattikayhatu (67) warga Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (3/5/2024). Hal ini dibenarkan oleh Ketua RPA Partai Perindo, Jeannie Latumahina.
Jeannie menyebutkan, Betty merupakan korban mafia tanah yang diduga dilakukan oleh oknum di Direktorat Jenderal (Dirjen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN), oknum pegawai negeri sipil, dan oknum pegawai BUMN.
"Hari ini RPA Partai Perindo mengadakan konferensi pers terkait pelaporan dari seorang ibu yang menjadi korban penipuan kepada kami, di mana RPA diberikan surat kuasa untuk dapat menyelesaikan masalah penipuan yang dialami oleh Ibu Betty," kata Jeannie di Kantor RPA Perindo, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2024).
Baca juga: RPA Perindo Kawal Kasus Kekerasan Anak di Bogor
"Adapun penipuan terkait perjanjian kerja sama pelaksanaan pembangunan rumah sederhana bersubsidi untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan BKD pemerintah Provinsi Maluku," sambung dia.
Jeannie menyebutkan, Betty merupakan korban mafia tanah yang diduga dilakukan oleh oknum di Direktorat Jenderal (Dirjen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN), oknum pegawai negeri sipil, dan oknum pegawai BUMN.
"Hari ini RPA Partai Perindo mengadakan konferensi pers terkait pelaporan dari seorang ibu yang menjadi korban penipuan kepada kami, di mana RPA diberikan surat kuasa untuk dapat menyelesaikan masalah penipuan yang dialami oleh Ibu Betty," kata Jeannie di Kantor RPA Perindo, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2024).
Baca juga: RPA Perindo Kawal Kasus Kekerasan Anak di Bogor
"Adapun penipuan terkait perjanjian kerja sama pelaksanaan pembangunan rumah sederhana bersubsidi untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan BKD pemerintah Provinsi Maluku," sambung dia.
Lihat Juga :