Presiden Partai Buruh Berharap Presiden Terpilih Prabowo Cabut Omnibus Law

Rabu, 01 Mei 2024 - 13:18 WIB
loading...
Presiden Partai Buruh...
Presiden Partai Buruh Said Iqbal berharap agar pemerintahan baru yang akan dipimpin oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto bisa mengakomodir dan mendengar tuntutan dari peserta aksi May Day. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Presiden Partai Buruh Said Iqbal berharap agar pemerintahan baru yang akan dipimpin oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto bisa mengakomodir dan mendengar tuntutan dari peserta aksi May Day . Salah satunya adalah mencopot Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.

"Pada kesempatan ini Partai Buruh bersama serikat buruh dan serikat petani mengharapkan pemerintahan presiden terpilih yang baru, Bapak Presiden Prabowo Subianto bisa mengakomodir tuntutan dari pada serikat-serikat buruh dan serikat petani ini," ujar Said Iqbal kepada wartawan di Patung Kuda, Jakarta, Rabu (1/5/2024).

Baca juga: May Day, Massa Buruh Tinggalkan Patung Kuda dan Bertolak ke Stadion Madya GBK

Said Iqbal mengatakan dengan adanya Omnibus Law akan memperparah harga gabah yang dihasilkan oleh petani lokal karena negara akan terus mengimpor beras dari luar negeri.

"Petani kalau musim panen raya dengan Omnibus Law itu boleh impor negara, kalau impor ancur dong harga gabah petani, terus tidak dihukum importir-importir itu. Itu yang harus kita lindungi oleh petani dan buruh, untuk mencabut Omnibus Law," tegas Said Iqbal.

Para buruh yang menggelar aksi Hari Buruh Internasional itu yakin jika Prabowo bisa adil dalam mensejahterakan para pekerja buruh di Indonesia.

"Kami berkeyakinan Bapak Presiden Prabowo Subianto sebagaimana telah menyampaikan di dalam pidato singkatnya pada hari ini yang beredar di YouTube yang menyatakan selamat Hari Buruh Internasional dan Nasional (ingin) menjadikan buruh sejahtera, buruh yang sejahtera adalah buruh tanpa Omnibus Law," ungkap Said Iqbal.

"Buruh yang sejahtera adalah yang menghapuskan outsourcing, seingat kami Bapak Presiden Prabowo juga berulang berjanji menghapuskan outsourcing, buruh yang sejahtera adalah buruh yang upah yang layak tapi produktivitasnya tinggi dan daya saing kita adalah tinggi," sambungnya.

Terakhir, Said Iqbal berharap agar keluh kesah para buruh di May Day ini bisa didengar oleh Prabowo untuk bisa membuat kebijakan baru saat resmi menjabat pada Oktober mendatang.

Baca juga: May Day, Jokowi Ajak Teruskan Semangat Juang Buruh Capai Keadilan dan Kesejahteraan

"Mudah-mudahan May Day kali ini didengar oleh Bapak Presiden yang terpilih tapi memang belum bisa ada kebijakannya, tapi bulan Oktober setelah dilantik kami berharap tidak ada lagi cluster ketenagakerjaan dalam Omnibus Law Undang-Undang Ciptaker. Bentuknya apa? Presiden terpilih kami berharap mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang mencabut cluster ketenagakerjaan dan cluster petani yang merugikan buruh, petani, nelayan," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved