Diisukan Diusung PDIP di Pilgub Jakarta, Risma: Aku Nggak Punya Uang, Risikonya Berat
Jum'at, 26 April 2024 - 17:37 WIB
loading...
A
A
A
Risma menceritakan tawaran menjadi calon kepala daerah. Misalnya waktu kembali ditawari menjadi Wali Kota Surabaya, Risma yang saat itu tengah berada di Prancis, tidak ingin pulang demi menghindari pencalonan tersebut.
"Sebetulnya sudah banyak dulu yang nawarin tapi saya jawab begini terus, karena saya takut, terus terang. Boleh percaya boleh tidak, berkali-kali saya ditawarin, bahkan pernah suatu kali saya sampai saat itu bicara di Prancis, Paris, saya ndak berani pulang hanya karena ditunggu orang untuk dicaloni, mestinya 3 hari jadi 10 hari," katanya.
Politikus PDIP itu mengatakan suara rakyat adalah suara Tuhan. Jika rakyatnya merasa terzalimi dengan pemerintahnya, maka akan menjadi karma bagi mereka yang menjabat.
Baca juga: Hasto Kristiyanto Sebut Banyak Kepala Daerah Berpikir Ulang Maju Pilkada 2024
"Kedua rakyat, suara rakyat itu suara Tuhan, ngerih loh itu. Doa yang dikabulkan adalah yang pertama doa yang teraniaya, dan tembus saya nggak mau menanggung ketidakmampuan saya itu, saya nggak mau karena itu saya tidak berani," katanya.
"Sebetulnya sudah banyak dulu yang nawarin tapi saya jawab begini terus, karena saya takut, terus terang. Boleh percaya boleh tidak, berkali-kali saya ditawarin, bahkan pernah suatu kali saya sampai saat itu bicara di Prancis, Paris, saya ndak berani pulang hanya karena ditunggu orang untuk dicaloni, mestinya 3 hari jadi 10 hari," katanya.
Politikus PDIP itu mengatakan suara rakyat adalah suara Tuhan. Jika rakyatnya merasa terzalimi dengan pemerintahnya, maka akan menjadi karma bagi mereka yang menjabat.
Baca juga: Hasto Kristiyanto Sebut Banyak Kepala Daerah Berpikir Ulang Maju Pilkada 2024
"Kedua rakyat, suara rakyat itu suara Tuhan, ngerih loh itu. Doa yang dikabulkan adalah yang pertama doa yang teraniaya, dan tembus saya nggak mau menanggung ketidakmampuan saya itu, saya nggak mau karena itu saya tidak berani," katanya.
(abd)
Lihat Juga :