Bagikan Bunga Mawar, AMUK RI Ajak Masyarakat Bersatu usai Pilpres 2024
Rabu, 24 April 2024 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
“Seluruh komponen bangsa dalam keragaman orientasi politik itu harus mulai membangun semangat bersatu dalam keragaman. Jangan sampai kita larut dalam situasi politik yang kemudian (membuat) kita terpecah,” katanya.
Di sela-sela aksinya, massa AMUK RI juga membawa alat peraga berupa kain panjang putih untuk ditandatangani dari masyarakat sebagai bentuk dukungan ajakan rekonsiliasi dan menjaga persatuan setelah Pemilu 2024.
Aksi yang digelar AMUK RI dalam merajut persatuan kali ini menuai panen dukungan dari berbagai pihak. Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid mendukung semua upaya apa pun yang dilakukan pihak mana pun termasuk gerakan aksi yang dilakukan AMUK RI dalam rangka merajut solidaritas, persatuan dan kesatuan antarsesama anak bangsa.
"Polarisasi stop. Saatnya merajut semangat persatuan dan kesatuan. Saya setuju aksi damai merajut persatuan agar semangat kebersamaan bisa kembali kita perkuat," ujarnya.
Setelah penetapan putusan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2024, maka jelas rangkaian tahapan Pilpres 2024 sudah rampung.
"Artinya, tak ada lagi jalur untuk menganulir. Semua sudah final dan mengikat," kata Habib Syakur.
Di sela-sela aksinya, massa AMUK RI juga membawa alat peraga berupa kain panjang putih untuk ditandatangani dari masyarakat sebagai bentuk dukungan ajakan rekonsiliasi dan menjaga persatuan setelah Pemilu 2024.
Aksi yang digelar AMUK RI dalam merajut persatuan kali ini menuai panen dukungan dari berbagai pihak. Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid mendukung semua upaya apa pun yang dilakukan pihak mana pun termasuk gerakan aksi yang dilakukan AMUK RI dalam rangka merajut solidaritas, persatuan dan kesatuan antarsesama anak bangsa.
"Polarisasi stop. Saatnya merajut semangat persatuan dan kesatuan. Saya setuju aksi damai merajut persatuan agar semangat kebersamaan bisa kembali kita perkuat," ujarnya.
Setelah penetapan putusan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2024, maka jelas rangkaian tahapan Pilpres 2024 sudah rampung.
"Artinya, tak ada lagi jalur untuk menganulir. Semua sudah final dan mengikat," kata Habib Syakur.
Lihat Juga :