GP Ansor Gelar Gowes 90 Km, Simbol Perjuangan Menuju Indonesia Emas 2045
Jum'at, 19 April 2024 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Gowes Ansor sejauh 90 km memiliki makna tersendri. Rute 90 Km dimaknai sebagai angka 90 tahun yang merupakan usia istimewa. Satu dasawarsa (10 tahun) lagi menjadi satu abad Indonesia merdeka.
"Ansor lahir sebelum kemerdakaan menandakan organisasi pendiri republik. Di usia yang sangat matang ini tidak pernah akan tenggelam melainkan terus kuat dan bermanfaat," kata Addin.
Menurut dia, 90 tahun menandakan usia jam terbang, pengalaman, kelayakan dan kiprah yang maksimal bagi bangsa ini.
"Kami semua awalnya dari nol (0) lahir tumbuh dan berkembang untuk perjuangan NU (bintang 9). Sampai saat ini kami adalah pandu bagi organisasi NU. Kami lahir menjadi elemen kinetik Nahdlatul Ulama," ungkapnya.
Gowes 90 Km ini memiliki rute Jakarta - Bogor melewati 9 posko dan finish di Kompleks Pondok Al-Baqiyatus Solihat, Cibogo, Bogor. Pesantren ini didirikan KH Raden Ma'mun Nawawi yang masyhur dengan nama Mama Cibogo.
Mama Cibogo adalah santri kesayangan KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nadlatul Ulama (NU). Mama Cibogo merupakan ulama kharismatik dan inspiratif yang sudah menulis 60 kitab dengan aksara Arab berbahasa Sunda. Mama Cibogo juga suri teladan bagi sekumpulan para santri.
"Ansor lahir sebelum kemerdakaan menandakan organisasi pendiri republik. Di usia yang sangat matang ini tidak pernah akan tenggelam melainkan terus kuat dan bermanfaat," kata Addin.
Menurut dia, 90 tahun menandakan usia jam terbang, pengalaman, kelayakan dan kiprah yang maksimal bagi bangsa ini.
"Kami semua awalnya dari nol (0) lahir tumbuh dan berkembang untuk perjuangan NU (bintang 9). Sampai saat ini kami adalah pandu bagi organisasi NU. Kami lahir menjadi elemen kinetik Nahdlatul Ulama," ungkapnya.
Gowes 90 Km ini memiliki rute Jakarta - Bogor melewati 9 posko dan finish di Kompleks Pondok Al-Baqiyatus Solihat, Cibogo, Bogor. Pesantren ini didirikan KH Raden Ma'mun Nawawi yang masyhur dengan nama Mama Cibogo.
Mama Cibogo adalah santri kesayangan KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nadlatul Ulama (NU). Mama Cibogo merupakan ulama kharismatik dan inspiratif yang sudah menulis 60 kitab dengan aksara Arab berbahasa Sunda. Mama Cibogo juga suri teladan bagi sekumpulan para santri.
Lihat Juga :