Antrean di Pelabuhan Bakauheni Diwarnai Kericuhan, ASDP Sampaikan Permohonan Maaf
Senin, 15 April 2024 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hapus Tanggal Kedaluwarsa, ASDP: Penumpang Tak Perlu Khawatir Tiket Kapal Hangus
"Kami mohon pengertian dan kerja sama Bapak danIbu pengguna jasa untuk tetap tertib dalam antrian. Kami juga mohon kepada para pemudik yang akan kembali, agar datang ke pelabuhan sesuai dengan waktu yang tertera di tiket,” ungkap dia.
“Terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pemudik, dan mari kita wujudkan bersama layanan arus balik yang tertib, lancar, aman, nyaman dan selamat," jelasnya.
Sebelumnya, kericuhan terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Sejumlah pemudik melakukan protes lantaran antreannya diserobot.
Salah satu pemudik, Rizal mengaku kecewa kepada petugas yang berjaga karena pemudik lain yang datang lebih lambat justru dimasukan lebih awal ke dalam kapal. Sementara yang lebih lama mengantre di dermaga eksekutif belum juga diberangkatkan.
"Kita jalan, datang ke sini sesuai antrean, tertib, nunggu. Antre parkir satu jam kita tunggu, masuk lagi ke sini satu jam, sampai sekitar 4-5 jam, tiba-tiba ada tiga barisan kita disetop. Kita pikir sudah penuh kapal, kita diam saja, tapi ternyata di sebelah kanan kita yang tidak sesuai antreannya, ada dua baris mobil masuk," keluh Rizal.
"Kami mohon pengertian dan kerja sama Bapak danIbu pengguna jasa untuk tetap tertib dalam antrian. Kami juga mohon kepada para pemudik yang akan kembali, agar datang ke pelabuhan sesuai dengan waktu yang tertera di tiket,” ungkap dia.
“Terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pemudik, dan mari kita wujudkan bersama layanan arus balik yang tertib, lancar, aman, nyaman dan selamat," jelasnya.
Sebelumnya, kericuhan terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Sejumlah pemudik melakukan protes lantaran antreannya diserobot.
Salah satu pemudik, Rizal mengaku kecewa kepada petugas yang berjaga karena pemudik lain yang datang lebih lambat justru dimasukan lebih awal ke dalam kapal. Sementara yang lebih lama mengantre di dermaga eksekutif belum juga diberangkatkan.
"Kita jalan, datang ke sini sesuai antrean, tertib, nunggu. Antre parkir satu jam kita tunggu, masuk lagi ke sini satu jam, sampai sekitar 4-5 jam, tiba-tiba ada tiga barisan kita disetop. Kita pikir sudah penuh kapal, kita diam saja, tapi ternyata di sebelah kanan kita yang tidak sesuai antreannya, ada dua baris mobil masuk," keluh Rizal.
Lihat Juga :