Cegah Macet Horor, Menhub Minta Pemudik Pulang Sebelum Puncak Arus Balik Lebaran

Jum'at, 12 April 2024 - 10:33 WIB
loading...
Cegah Macet Horor, Menhub...
Puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi terjadi pada 13-15 April. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi terjadi pada 13-15 April. Guna mencegah macet horor, pemudik diimbau untuk melakukan perjalanan pulang sebelum tanggal tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur seusai menjalani rapat koordinasi bersama Korlantas Polri, Menteri Perhubungan (Menhub), dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Kamis, 11 April 2024.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan realisasi volume lalu lintas masuk dan keluar Jakarta pada 3 April hingga 11 April 2024 di 4 Gerbang Tol Utama (GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, GT Cikupa) mencapai 1,5 juta kendaraan atau meningkat 45,6% dari normal dan meningkat 0,8% dibandingkan Lebaran 2023.

Baca juga: Catat! Ganjil Genap Arus Balik Lebaran di Tol Trans Jawa Berlaku Mulai Hari Ini

"Kami perkirakan hari ini masih sekitar 206.000 kendaraan belum melakukan perjalanan mudik. Jumlah ini merupakan 11,7% dari total prediksi Jasa Marga terhadap kendaraan yang melewati empat gerbang tol utama,” katanya.

Nantinya, total lalu lintas yang mudik ini akan kembali bersama-sama menuju Jabotabek dalam waktu yang cukup singkat pada periode arus balik yang diprediksi akan terjadi puncaknya pada hari Senin, 15 April 2024.

Baca juga: 56 Kolonel Pecah Bintang Paska Dimutasi Panglima TNI Diawal April 2024

Merujuk hal itu, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah antisipasi pelayanan arus balik berdasarkan hasil evaluasi. Tidak hanya pelayanan lalu lintas, pelayanan transaksi, pelayanan preservasi, atau pelayanan rest area, namun juga meningkatkan pelayanan berbasis teknologi.

"Untuk memantau volume lalu lintas serta kapasitas maksimal yang dapat ditampung oleh jalan tol, Jasa Marga menggunakan teknologi traffic counting berbasis radar dan CCTV Analytic berbasis Artificial Intelligence (AI)," jelas Subakti.

Data dan informasi ini terintegrasi dalam super-app Jasa Marga Integrated Digital Map (JID) yang dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan selaku pengambil keputusan, terutama dalam melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengoptimalkan kapasitas jalan tol guna menghindari penumpukan kendaraan.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, meminta agar pemudik lebih cermat dalam menyiasati perjalanan pulangn menuju Jabodetabek. Sisa waktu empat hari ke depan hingga 15 April 2024 harus diantisipasi oleh masyarakat.

"Arus balik ini cukup critical, maka masyarakat perlu melakukan persiapan sebaik-baiknya di waktu empat hari yang tersisa. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu dan Senin 14-15 April 2024. Sehingga masyarakat diiimbau dapat menghindari puncak arus balik tersebut dan disarankan pulang lebih awal di hari Jumat atau Sabtu," ucap Budi Karya Sumadi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Arus Mudik dan Balik...
Arus Mudik dan Balik 2026 Lancar, Korlantas Polri Raih Presisi Award dari Lemkapi
Tinjau Arus Balik Lebaran...
Tinjau Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat sampai Tujuan
Sahroni: Kinerja Korlantas...
Sahroni: Kinerja Korlantas Polri dalam Tangani Arus Mudik 2026 Keren, Meski Ada Catatan
Angka Kecelakaan Mudik...
Angka Kecelakaan Mudik Turun, Legislator PDIP Harap Polri Terus Tingkatkan Kinerja
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
3,38 Juta Kendaraan...
3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Arus Balik Lebaran 2026 Berakhir
Pungli Mobil Derek di...
Pungli Mobil Derek di Tol Semarang-Solo, Jasa Marga Telusuri Oknum Pelaku
Rekomendasi
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved