alexametrics

Soal UMK, KASBI Berkomitmen Mengedepankan Dialog daripada Demo

loading...
Soal UMK, KASBI Berkomitmen Mengedepankan Dialog daripada Demo
Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) berkomitmen lebih mengutamakan dialog ketimbang melakukan unjuk rasa. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menyikapi penetapan Upah Minimum Kerja (UMK), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) berkomitmen lebih mengutamakan dialog ketimbang melakukan aksi unjuk rasa.

Demikian disampaikan Ketua Umum KASBI Nining Elitos kepada perwakilan Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri AKBP Suwandi.

“Mereka memang kecewa dengan adanya PP No 78/2015 yang membatasi kenaikan upah pekerja, namun kami mengapresiasi mereka lebih mengedepankan dialog dengan Polri,” kata Suwandi kepada wartawan, Sabtu malam (17/11/2018).



Suwandi menjelaskan, langkah yang diambil oleh KASBI untuk lebih memilih dialog lantaran organisasi yang memiliki 120 ribu anggota itu tidak pernah berpolitik praktis. Hal itu juga tertuang dalam AD/ART yang hanya memperjuangan hak-hak pekerja atau buruh yang tidak dipenuhi.

Kendati demikian, sambung Suwandi, pihaknya sebagai pengayom masyarakat menyarankan jika memang dialog tidak menemukan titik temu, ketika melakukan aksi protes tetap mematuhi aturan penyampaian pendapat di muka umum yang telah tertuang di dalam undang-undang.

“Terlebih di tahun politik ini, karena tidak berpolitik pratis, KASBI agar ikut berperan aktif menciptakan situasi yang kondusif pada agenda Pilpers dan Pileg," pungkasnya.

Semantara, terang Suwandi, Nining Elitos sebagai pimpinan KASBI menyatakan secara pribadi dan organisasi memahami apa yang di sampaikan pihak kepolisian agar dalam pileg dan pilpres membantu menciptakan situasi Kamtibmas kondusif dan pemilu damai.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak