Jenderal Pemilik Wing Penerbang TNI AD, Nomor 1 Lulusan Terbaik di Tiga Pendidikan Militer Berbeda

Minggu, 24 Maret 2024 - 05:08 WIB
loading...
A A A
Moeldoko pecah bintang ketika dipromosikan menjadi Pa Sahli KSAD Bidang Ekonomi, kemudian Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD, dan Kasdam Jaya. Jenderal bintang 2 diraih ketika ditunjuk menjadi Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad, lalu Pangdam XII/Tanjungpura, dan Pangdam III/Siliwangi.

Selanjutnya, Moeldoko meraih bintang 3 (pangkat Letjen) saat diangkat menjadi Wakil Gubernur Lemhannas. Dua tahun kemudian dimutasi menjadi Wakil KSAD. Di tahun yang sama, tentara kelahiran Kediri, 8 Juli 1957 itu diangkat menjadi KSAD dan selanjutnya Panglima TNI hingga pensiun pada Juli 2015.

Moeldoko juga memili banyak brevet, yakni Master Parachutist Badge (US Army), Brevet Hiu Kencana, Wing Penerbang TNI AU Kelas I, Wing Penerbang TNI AD Kelas I, Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, Brevet Free Fall, Brevet Para Utama, dan Brevet Kualifikasi Intai Tempur (Taipur). Selain itu, Moeldoko juga mendapatkan brevet kehormatan antara lain Brevet Trimedia Intai Amfibi Korps Marinir, Brevet Denjaka (Anti Teror), Brevet Komando Paskhas, dan Brevet Parachutist Thailand.

7. Jenderal TNI (Purn) Mulyono

Jenderal Pemilik Wing Penerbang TNI AD, Nomor 1 Lulusan Terbaik di Tiga Pendidikan Militer Berbeda

FOTO/DOK.TNI AD

Selanjutnya adalah Mulyono, Jenderal pemilik Wing Penerbang TNI AD. Sebelum pensiun, lulusan Akabri 1983 itu menjabat sebagai KSAD periode 15 Juli 2015-22 November 2018.

Mulyono mengawali karier militernya sebagai Danton Yonif 712/Wira Tama, kemudian menanjak menjadi Danki Yonif 713/Satya Tama, Danyonif 143/Tri Wira Eka Jaya Kodam II/Sriwijaya, Dandim 0901/Samarinda, dan Danrem 061/Surya Kencana. Mulyono pecah bintang ketika mendapat promosi jabatan sebagai Dirlat Kodiklat TNI AD pada 2011. Setahun kemudian, pangkatnya kembali naik ketika diangkat menjadi Wadankodiklat TNI AD.

Selanjutnya Mulyono dimutasi menjadi Asops KSAD dan Pangdam Jaya. Pada 2014, tentara kelahiran Boyolali, 12 Januari 1961 itu diangkat menjadi Pangkostrad. Setahun kemudian Mulyono ditunjuk menjadi KSAD menggantikan Gatot Nurmantyo.

Koleksi brevet Mulyono juga cukup banyak. Antara lain Master Parachutist Badge (US Army), Master Parachutist Badge (Singapore Army), Wing Penerbang TNI AD Kelas I, Basic Parachutist Badge (Royal Thai Army), 1 RAR Parachutist Badge (Royal Australian Army), Brevet Kualifikasi Penanggulangan Teror (Gultor), Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, Brevet Para Utama, dan Brevet Kualifikasi Intai Tempur (Taipur).

Selain itu, Mulyono juga mendapatkan brevet kehormatan yakni Wing Penerbang TNI AU Kelas I dan Brevet Hiu Kencana.

8. Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto

Jenderal Pemilik Wing Penerbang TNI AD, Nomor 1 Lulusan Terbaik di Tiga Pendidikan Militer Berbeda

FOTO/DOK.TNI AD

Jenderal pemilik Wing Penerbang TNI AD selanjutnya adalah Tyasno Sudarto. Lulusan Akabri 1970 ini mengemban tugas sebagai KSAD periode 20 November 1999-9 Oktober 2000.

Selama karier militernya, Tentara kelahiran Magelang, 14 November 1948 pernah menduduki sejumlah jabatan penting di TNI. Di antaranya adalah Danramil Kodim 0504/Jakarta Selatan (1973-1974), Danyonif 202/Taji Malela (1983-1984), Kasbrigif 13/Galuh (1989-1994), Asrena KSAD (1996-1998), Pangdam IV/Diponegoro (1998-1999), dan Kepala BAIS TNI (1999).

Puncak karier militernya saat diangkat menjadi KSAD menggantikan Subagyo Hadi Siswoyo. Tentara yang pernah diterjunkan dalam Operasi Seroja di Timor Timur ini memiliki banyak brevet antara lain Wing Penerbang TNI AD, Brevet Pemburu, Pathfinder Badge (US Army), Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, Brevet Para Utama, dan Brevet Pengemudi Kendaraan Tempur (Ranpur).

9. Jenderal TNI (Purn) Wiranto

Jenderal Pemilik Wing Penerbang TNI AD, Nomor 1 Lulusan Terbaik di Tiga Pendidikan Militer Berbeda

FOTO/DOK.MABES ABRI

Wiranto juga masuk dalam jajaran Jenderal pemilik Wing Penerbang AD. Lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) 1968 ini menjabat sebagai Panglima ABRI periode 12 Februari 1998-26 Oktober 1999.

Tentara kelahiran Yogyakarta, 4 April 1947 itu berkarier cemerlang di militer. Sejumlah jabatan stategis pernah diemban, antara lain Ajudan Presiden, Kasdam Jayakarta, Pangdam Jayakarta, Pangkostrad. Menjelang Presiden Soeharto lengser karier Wiranto meningkat. Ia ditunjuk menjadi KSAD pada 1997. Setahun kemudian diangkat menjadi Panglima ABRI.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) itu juga memiliki banyak brevet. Antara lain Wing Penerbang TNI AD Kelas I, Wing Penerbang TNI AU Kelas I, Brevet Hiu Kencana, Master Parachutist Badge (US Army), Brevet Pandu Udara (Pathfinder), Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, dan Brevet Para Utama.

10. Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar

Jenderal Pemilik Wing Penerbang TNI AD, Nomor 1 Lulusan Terbaik di Tiga Pendidikan Militer Berbeda

FOTO/Buku Kenangan Wisudawan PATI TNI-AD 1998

Terakhir, ada nama Wismoyo Arismunandar dalam deretan Jenderal Pemilik Wing Penerbang TNI AD. Lulusan Akademi Akademi Militer Nasional (AMN) 1963 itu menduduki jabatan KSAD sebelum pensiun.

Adik ipar Presiden Soeharto itu mengawali karier militer sebagai Danton Kopassandha. Kemudian dipercaya menjadi Danwalpri Presiden Soeharto,Danki Group 4 Kopassandha, Danki 5 Group 4 Kopassandha, Waaspam Danjen Kopasandha, Dangrup I Kopassandha, Wadan Kopassandha, dan Danjen Kopassandha.

Tentara kelahiran Bondowoso, 10 Februari 1940 ini kemudian diangkat menjadi Kasdam IX/Udayana, kemudian Pangdam VIII/Trikora, Pangdam IV/Diponegoro. Karier terus menanjak ditunjuk sebagai Pangkostrad, lalu Wakasad, dan terakhir Kasad.

Aris Munandar juga memiliki banyak brevet. Antara lain Wing Penerbang TNI AD, Brevet Hiu Kencana, Wing Penerbang TNI AU, Master Parachutist Badge (Royal Thai Army), Master Parachutist Badge (US Army), Pathfinder Badge (US Army), Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, dan Brevet Para Utama.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Profil Mayjen TNI Trenggono,...
Profil Mayjen TNI Trenggono, Jenderal Jebolan Akmil 1993 yang Kini Jabat Wakil Kepala BGN
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Rekomendasi
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Profil Jenderal Kopassus...
Profil Jenderal Kopassus Djon Afriandi, Lulusan Terbaik Akmil 1995
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved