Ada 3 Bibit Siklon Tropis, 18 Provinsi Diprediksi Diguyur Hujan Intensitas Lebat
Kamis, 14 Maret 2024 - 18:54 WIB
loading...
BMKG memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bakal melanda sejumlah wilayah di Indonesia hingga 18 Maret 2024, Kamis (14/3/2024). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bakal melanda sejumlah wilayah di Indonesia hingga 18 Maret 2024. Potensi hujan ini diakibatkan oleh sejumlah faktor.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan, penyebab cuaca berpotensi hujan itu diakibatkan dua faktor. Pertama, adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial yang terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
"Kedua, adanya tiga Bibit Siklon Tropis , yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia bagian selatan," kata Dwikorita saat jumpa pers secara virtual, Kamis (14/3/2024).
Dwikorita menyampaikan perkembangan terkini BMKG terhadap tiga Bibit Siklon Tropis tersebut. Pertama, Bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56 - 65 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori sedang hingga tinggi dalam 24 jam ke depan.
Baca juga: Ini Beda Siklon Tropis Surigae dan Siklon Tropis Seroja
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan, penyebab cuaca berpotensi hujan itu diakibatkan dua faktor. Pertama, adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial yang terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
"Kedua, adanya tiga Bibit Siklon Tropis , yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia bagian selatan," kata Dwikorita saat jumpa pers secara virtual, Kamis (14/3/2024).
Dwikorita menyampaikan perkembangan terkini BMKG terhadap tiga Bibit Siklon Tropis tersebut. Pertama, Bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56 - 65 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori sedang hingga tinggi dalam 24 jam ke depan.
Baca juga: Ini Beda Siklon Tropis Surigae dan Siklon Tropis Seroja
Lihat Juga :