Jelang Deklarasi, Dukungan kepada Koalisi Din Syamsuddin dkk Muncul

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 17:45 WIB
loading...
Jelang Deklarasi, Dukungan...
Deklarasi Aliansi Pendukung Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Gedung DDII, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Foto/SINDOnews/Raka Dwi Novianto
A A A
JAKARTA - Dukungan kepada koalisi yang dibentuk Din Syamsuddin bersama sejumlah tokoh dan aktivis mulai muncul. Dukungan datang dari kelompok yang menyebut dirinya Aliansi Pendukung Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (AP-KAMI). Mereka menyatakan mendukung dan siap mengawal sikap KAMI.

Seperti diketahui, sejumlah tokoh dan aktivis antara lain Din Syamsuddin, Rocky Gerung, Muhammad Said Didu, Ahmad Yani, Jumhur Hidayat membentuk Koalisi Aksi Menyelmatkan Indonesia (KAMI) .Belakangan, mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo juga menghadiri pertemuan yang digelar KAMI. Rencananya, deklarasi KAMI akan pertengahan bulan ini, atau sekitar 17 Agustus 2020.

"Bahwa AP-KAMI mendukung dan mengawal secara penuh program, kegiatan, dan sikap KAMI dan komponen rakyat lainnya dalam upaya mengkritisi dan mengoreksi kinerja rezim, supaya bersikap dan bertindak secara konstitusional demi perbaikan kondisi sosial, ekonomi dan hukum masyarakat," ujar Presidium AP-KAMI, Djuju Purwantoro dalam acara deklarasi AP-KAMI di Gedung DDII, Jakarta, Jumat (14/8/2020).(Baca juga: Din Syamsuddin dkk Rumuskan Maklumat Koalisi, Ada Gatot Nurmantyo )

AP-KAMI, kata Djuju, menolak sistem oligarki yang diterapkan oleh rezim, dan tetap konsisten meminta Presiden dan DPR untuk dengan tegas mencabut Rancangan Undang-undang tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Bahwa AP-KAMI mendorong dan mengajak seluruh komponen bangsa dan elemen masyarakat untuk bersatu padu dan bangkit melawan bentuk tirani apa pun, salah urus negara, pelanggaran hukum dan kedzaliman kepada rakyatnya," ujar Djuju.(Baca juga: KAMI Akan Dideklarasikan Seputar 17 Agustus, Ini Alasannya )

Tidak hanya itu, AP-KAMI memohon Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk segera menyerukan pelaksanaan masiroh kubro (aksi besar) dan menunjuk panglimanya. "Guna melaksanakan amar ma'ruf dan nahi munkar demi perbaikan kondisi sosial, ekonomi dan penegakan hukum masyarakat," ungkapnya.

AP-KAMI juga menilai bangsa Indonesia sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Kondisi kehidupan sosial, ekonomi, dan penegakan hukum masyarakat dikatakannya terus mengalami degradasi dan terjun bebas menuju jurang kerusakan dan kehancuran.

Mereka menilai memiliki kesamaan pandangan dengan KAMI, yakni mengkritisi hal yang sama mengenai dampak kehidupan bagi masyarakat Indonesia akhir-akhir ini. Apalagi saat pandemi Covid-19. "AP-KAMI menilai adanya kesamaan cara pandang dan cita-cita progresif positif dengan kelompok KAMI, dalam upaya mengahadapi persoalan sosial, ekonomi dan hukum yang sedang terjadi di bangsa ini," katanya.

Deklarasi dibacakan serentak oleh perwakilan ormas dan LSM yang hadir. Selain itu dilakukan juga penandatanganan kesepakatan deklarasi AP-KAMI untuk mendukung KAMI.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penetapan Roy Suryo Cs Jadi Tersangka Tak Sesuai Nilai Etika Moral, Hukum, dan Politik
Jaksa Turki Tuntut Hukuman...
Jaksa Turki Tuntut Hukuman 2.430 Tahun Penjara untuk Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu
Rekomendasi
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Berita Terkini
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved