Fenomena Suara PSI Meroket, Pengamat: Bahaya Kalau Pemilu Bisa Diatur

Minggu, 03 Maret 2024 - 19:43 WIB
loading...
Fenomena Suara PSI Meroket,...
Pengamat Politik, Ujang Komarudin mengatakan, jika meroketnya suara PSI karena dengan cara-cara yang diduga diatur, maka bahaya dan rusaknya Pemilu 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jika meroketnya suara PSI karena dengan cara-cara yang diduga telah diatur, maka bahaya dan rusaknya Pemilu 2024. Pandangan ini disampaikan oleh Pengamat Politik, Ujang Komarudin.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu, sudah ada isu tentang upaya-upaya untuk mengalihkan suara partai yang tak lolos parlemen ke PSI.

Maka itu, manakala itu benar terjadi, Pemilu bisa sampai diatur sedemikian rupa, demokrasi di Indonesia pun bakal menjadi rusak.

"Buat apa ada Pemilu, jika Pemilunya rusak, kalau Pemilunya bisa diatur kan berbahaya. Maka itu, untuk menjaga demokrasi sehat, kedaulatan rakyat juga terjaga, suara rakyat terjaga, yah jangan ada upaya seperti itu," kata Ujang, Minggu (3/3/2024).

Baca juga: Goenawan Mohamad Pertanyakan Lonjakan Suara PSI Dalam Sekejap

Ujang pun tak menampik, sejatinya memang banyak persoalan dalam Pemilu. "Namun paling tidak, persoalan dalam Pemilu, termasuk kecurangan hanya terjadi dalam skala tertentu saja," tutupnya

Sementara Pengamat Politik UIN Jakarta sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyebutkan, melonjaknya raihan suara PSI beberapa waktu terakhir sulit masuk di akal jika menggunakan rumus matematika Pemilu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Grace Natalie Instruksikan...
Grace Natalie Instruksikan Ahmad Ali Tidak Kaitkan dengan PSI
Grace Natalie Sebut...
Grace Natalie Sebut Pernyataan Ahmad Ali Atas Instruksinya Langsung
Grace Natalie Ngaku...
Grace Natalie Ngaku Tak Punya Masalah dengan JK: Saya Terbuka Kalau Mau Diskusi
Dari Dosen UI ke Pusaran...
Dari Dosen UI ke Pusaran Polemik: Jejak Panjang Ade Armando hingga Mundur dari PSI
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Rayakan Iduladha, DPW...
Rayakan Iduladha, DPW PSI Banten Bagikan Hewan Kurban di 8 Kabupaten-Kota se-Banten
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina PSI Banten Minta Seluruh Kader Berkegiatan Bersama Masyarakat
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved