Misteri Meroketnya Suara PSI, Pengamat: Jika Tak Halal, Merusak Demokrasi

Minggu, 03 Maret 2024 - 18:58 WIB
loading...
Misteri Meroketnya Suara...
Jika meroketnya suara PSI karena dengan cara-cara yang tak halal, maka ini akan merusak Pemilu 2024 dan demokrasi Indonesia, Minggu (3/3/2024). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jika meroketnya suara PSI karena dengan cara-cara yang tak halal, maka akan merusak Pemilu 2024 dan demokrasi Indonesia. Pandangan ini disampaikan oleh Pengamat Politik, Ujang Komarudin.

"Kalau dugaan itu benar terjadi, itu berbahaya, itu sama saja merusak Pemilu, merusak demokrasi, merusak kedaulatan suara rakyat," kata Ujang, Minggu (3/3/2024).

"Karena mendapatkan suaranya dengan cara yang tak halal, sehingga semua harus saling memberikan nilan dengan cara objektif," tambah Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.

Baca juga: Goenawan Mohamad Pertanyakan Lonjakan Suara PSI Dalam Sekejap

Menurutnya, kenaikan PSI ini berbeda dengan kenaikan suara Partai Gelora, kenaikan itu dianggap hasil kerja para kadernya. Lonjakan suara Gelora dianggap kerja keras yang dilakukan para calegnya untuk mendapatkan hasil maksimal.

"Kalau kita bicara soal kenaikan roket PSI dan Gelora tentu punya perbedaan. Gelora dianggap dia hasil kerja keras kadernya, hasil kerja keras caleg-calegnya untuk bisa memperoleh hasil maksimal," tutupnya.

Sementara Pengamat Politik UIN Jakarta sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyebutkan, melonjaknya raihan suara PSI beberapa waktu terakhir sulit masuk di akal jika menggunakan rumus matematika Pemilu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk memberikan penjelasakan secara jelas atas melonjak tajamnya suara PSI yang terjadi saat ini.

"Kalau menggunakan matematika pemilu agak tidak normal. Agak sulit sebenarnya mendapatkan matoritas di satu TPS dan TPS-TPS tertentu lainnya," kata Adi Pray dalam iNews Today, Minggu (13/3/2024).

Dia menilai, KPU harus memberikan penjelasan kepada publik atas peristiwa melonjaknya suara PSI yang tidak normal saat ini. Hal itu perlu disampaikan agar publik tidak menudingan pada pada penyelenggara pemilu.

"Harusnya KPU mampu menjelaskan apa yang membuat angka PSI naik secara signifikan. Hal ini terjadi ketika beberapa waktu lalu paslon pilpres tertentu suaranya hilang dan itu merasa dirugikan, sebut saja pasangan AMIN. Dulu suaranya melonjak kok hilang sampai 3 juta. Padahal waktu itu menggelar konferensi pers. Apa yang terjadi pada sirekap. Ada salah input ada salah data data," jelasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Grace Natalie Instruksikan...
Grace Natalie Instruksikan Ahmad Ali Tidak Kaitkan dengan PSI
Grace Natalie Sebut...
Grace Natalie Sebut Pernyataan Ahmad Ali Atas Instruksinya Langsung
Grace Natalie Ngaku...
Grace Natalie Ngaku Tak Punya Masalah dengan JK: Saya Terbuka Kalau Mau Diskusi
Dari Dosen UI ke Pusaran...
Dari Dosen UI ke Pusaran Polemik: Jejak Panjang Ade Armando hingga Mundur dari PSI
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Rekomendasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved