ITB Belum Bersuara terkait Rektor Dilaporkan ke Bareskrim soal Sirekap KPU
Sabtu, 02 Maret 2024 - 20:18 WIB
loading...
ITB belum bersuara terkait Rektor ITB dilaporkan ke Bareskrim Polri soal pengembangan aplikasi Sirekap KPU. Rektor ITB dilaporkan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI). Foto: iNews Media/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) belum bersuara terkait Rektor ITB dilaporkan ke Bareskrim Polri soal pengembangan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU. Rektor ITB dilaporkan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI).
Ketika didatangi, petugas jaga di Gedung Rektorat ITB mengaku tidak berwenang dimintai keterangan. Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB Naomi Haswanto belum merespons pesan WhatsApp/WA maupun sambungan telepon.
Diketahui, aplikasi Sirekap dikembangkan pertama kali pada 2020 oleh ITB. Pada 2021, KPU membuat nota kesepahaman dengan ITB soal pengembangan teknologi Sirekap.
Baca juga: TPDI Laporkan Komisioner KPU hingga Rektor ITB ke Bareskrim Terkait Polemik Sirekap
Saat itu proyek pengembangan aplikasi Sirekap menghabiskan dana senilai Rp3,5 miliar. Proyek tersebut dikomandoi Wakil Rektor ITB Gusti Ayu Putri Saptawati.
Proyek yang dijalankan tersebut tak diketahui oleh banyak sivitas akademika ITB. Hal tersebut disampaikan seorang dosen ITB.
Dia bercerita bahwa tak banyak yang tahu proyek pengembangan aplikasi Sirekap. Dalam proyek itu, Gusti Ayu tidak menyertakan ahli kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ketika didatangi, petugas jaga di Gedung Rektorat ITB mengaku tidak berwenang dimintai keterangan. Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB Naomi Haswanto belum merespons pesan WhatsApp/WA maupun sambungan telepon.
Diketahui, aplikasi Sirekap dikembangkan pertama kali pada 2020 oleh ITB. Pada 2021, KPU membuat nota kesepahaman dengan ITB soal pengembangan teknologi Sirekap.
Baca juga: TPDI Laporkan Komisioner KPU hingga Rektor ITB ke Bareskrim Terkait Polemik Sirekap
Saat itu proyek pengembangan aplikasi Sirekap menghabiskan dana senilai Rp3,5 miliar. Proyek tersebut dikomandoi Wakil Rektor ITB Gusti Ayu Putri Saptawati.
Proyek yang dijalankan tersebut tak diketahui oleh banyak sivitas akademika ITB. Hal tersebut disampaikan seorang dosen ITB.
Dia bercerita bahwa tak banyak yang tahu proyek pengembangan aplikasi Sirekap. Dalam proyek itu, Gusti Ayu tidak menyertakan ahli kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Lihat Juga :