Usai Banyak Dikritik, Jokowi Ngaku Program Prabowo-Gibran Tak Dibahas Spesifik di Rapat Kabinet
Rabu, 28 Februari 2024 - 10:51 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah rapat kabinet paripurna pada Senin (26/2/2024) membahas secara spesifik program makan siang gratis milik pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Foto/YouTube Kemhan
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah rapat kabinet paripurna pada Senin (26/2/2024) membahas secara spesifik program makan siang gratis milik pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Namun, dia mengaku menyampaikan arahan agar program presiden terpilih harus sudah dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2025.
“Tidak ada, hanya dalam sidang kabinet paripurna saya sampaikan bahwa program-program presiden terpilih harus sudah dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2025,” kata Jokowi usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).
Tujuannya, kata dia, agar presiden terpilih menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam penganggaran. “Tidak kembali lagi mengajukan anggaran ke DPR, inilah yang disampaikan dalam rapat paripurna kemarin,” tutur Jokowi.
“Tidak ada pembicaraan secara spesifik mengenai tadi yang disampaikan apa? (makan siang gratis, red),” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membocorkan, program makan siang gratis akan masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2025. Bahkan, program makan siang gratis telah dibahas di Rapat Kabinet Paripurna (RKP) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/2/2024).
“Tidak ada, hanya dalam sidang kabinet paripurna saya sampaikan bahwa program-program presiden terpilih harus sudah dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2025,” kata Jokowi usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).
Tujuannya, kata dia, agar presiden terpilih menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam penganggaran. “Tidak kembali lagi mengajukan anggaran ke DPR, inilah yang disampaikan dalam rapat paripurna kemarin,” tutur Jokowi.
“Tidak ada pembicaraan secara spesifik mengenai tadi yang disampaikan apa? (makan siang gratis, red),” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membocorkan, program makan siang gratis akan masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2025. Bahkan, program makan siang gratis telah dibahas di Rapat Kabinet Paripurna (RKP) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/2/2024).