Banyak Petugas KPPS Bergadang Dua Malam, Komnas HAM Sentil KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:51 WIB
loading...
Banyak Petugas KPPS...
Ilustrasi penghitungan suara di TPS. Foto/Mushaful Imam
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengkritik Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang menjalankan tugas hingga bergadang. Komnas HAM menemukan fakta bahwa KPU tidak berhasil membuat kebijakan untuk mengurangi beban kerja KPPS.

Akibatnya, para petugas KPPS itu bekerja melebihi beban kerja yang wajar. "Sebagian besar KPPS bergadang dua malam (dan dua hari), sejak sehari sebelum hari H untuk mendirikan TPS (tempat pemungutan suara, red), hingga dini hari setelah hari H," ujar Ketua Tim Pemilu Komnas HAM Pramono Ubadi Tanthowi saat konferensi pers 'Catatan Komnas HAM atas Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024, Rabu (21/2/2024).

"Kebijakan penyalinan form C-Hasil secara elektronik (foto kopi) dari yang semula manual, ternyata tidak berhasil menurunkan durasi waktu kerja KPPS," sambungnya.

Baca juga: Petugas KPPS di Sukaraja Bogor Meninggal Setelah Seharian Dirawat di RSUD Cibinong



Pramono melanjutkan, pihaknya juga menemukan KPU tidak memasukkan materi bantuan hidup dasar/basic life support sebagai bagian dari materi bimbingan teknis (bimtek) KPPS. Menurutnya, materi tersebut merupakan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan yang menjadi salah satu materi bimtek KPPS.

Akan hal itu, KPPS tidak dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi situasi darurat di TPS. Materi bimtek hanya fokus pada proses pemungutan dan penghitungan suara, termasuk tata cara sistem informasi rekapitulasi (Sirekap).

"Materi ini direkomendasikan oleh Kemenkes untuk dimasukkan sebagai bagian dari bimtek KPPS. KPU telah mengirimkan surat edaran tentang panduan penanganan situasi darurat tertanggal 10 Februari 2024, tetapi hampir tidak ada jajaran KPU di daerah yang mengetahui surat tersebut," ucapnya.

Komnas HAM juga mendapati lingkungan TPS yang tidak sehat dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Hal itu lantaran ditemukannya gorengan, kopi, hingga asap rokok di lingkungan TPS.

"Lingkungan TPS secara umum juga masih tidak sehat. Misalnya masih terdapat makanan ringan berupa gorengan, minuman kopi yang berlebihan, juga asap rokok," kata Pramono.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Komnas HAM: Penyerang...
Komnas HAM: Penyerang Andrie Yunus Pakai Identitas Anak-anak hingga Lansia untuk Samarkan Jejak
Komnas HAM Ungkap 5...
Komnas HAM Ungkap 5 Pelanggaran HAM Aparat Negara di Kasus Andrie Yunus
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Guru Tewas Diserang...
Guru Tewas Diserang KKB di Yahukimo, MPSI: Ini Kejahatan Kemanusiaan
Rekomendasi
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved