47.610 Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, 5 Orang Meninggal Dunia
Rabu, 25 Juli 2018 - 02:20 WIB
47.610 Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, 5 Orang Meninggal Dunia
A
A
A
MADINAH - Memasuki hari ketujuh pemberangkatan jamaah haji Indonesia pada Selasa (24/7/2018) sore Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 118 kelompok terbang (Kloter) atau 47.610 jamaah, telah mendarat di Bandara Ammir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah. Dari jumlah itu, lima orang jamaah dinyatakan meninggal dunia.
Data yang diperoleh SINDOnews, jamaah pertama yang meninggal dunia atas nama Sukardi Ratmo Diharjo (59), Kloter 1 Embarkasi Jakarta. Sukardi meninggal dunia saat sujud salat Asar di Masjid Nabawi Rabu (18/7) lalu.
Jamaah kedua yang meninggal dunia atas nama Hadia Daeng Saming (73). Hadia tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Makassar. Ia wafat sesaat setelah mendarat di Bandara Ammir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah Jumat (20/7) pekan lalu. Ia terbang dengan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-1203.
Selanjutnya, Ade Akum Dachyudi (67), yang beralamat di Jalan Sekelimus, Batununggal, Bandung. Ade dinyatakan meninggal dunia Senin (23/7) sekitar pukul 04.18 WAS. Ia meninggal saat berada di Masjid Nabawi. (Baca juga: Jamaah Haji Kloter 1 Disambut Salawat Nabi)
Jamaah berikutnya yang meninggal dunia atas nama Sunarto Sueb Sahad (57) yang tergabung dalam Kloter 15-SOC. Sunarto meninggal dunia Senin (23/7) sekitar pukul 18.15 WAS.
Menurut data Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang ditandatangani dr Dwi Andi Prasetyo, penyebab kematian jamaah asal Bumiayu, Brebes, ini adalah Cardiovascular Disease (CVD) atau berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. (Baca juga: Waspadai Perubahan Cuaca di Tanah Suci)
Terakhir, Siti Aminah Rasyip (57), jamaah asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah. Jamaah Kloter 5-SOC ini meninggal dunia Selasa (24/7) pagi WAS karena penyakit komplikasi hipertensi yang dideritanya.
Data yang diperoleh SINDOnews, jamaah pertama yang meninggal dunia atas nama Sukardi Ratmo Diharjo (59), Kloter 1 Embarkasi Jakarta. Sukardi meninggal dunia saat sujud salat Asar di Masjid Nabawi Rabu (18/7) lalu.
Jamaah kedua yang meninggal dunia atas nama Hadia Daeng Saming (73). Hadia tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Makassar. Ia wafat sesaat setelah mendarat di Bandara Ammir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah Jumat (20/7) pekan lalu. Ia terbang dengan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-1203.
Selanjutnya, Ade Akum Dachyudi (67), yang beralamat di Jalan Sekelimus, Batununggal, Bandung. Ade dinyatakan meninggal dunia Senin (23/7) sekitar pukul 04.18 WAS. Ia meninggal saat berada di Masjid Nabawi. (Baca juga: Jamaah Haji Kloter 1 Disambut Salawat Nabi)
Jamaah berikutnya yang meninggal dunia atas nama Sunarto Sueb Sahad (57) yang tergabung dalam Kloter 15-SOC. Sunarto meninggal dunia Senin (23/7) sekitar pukul 18.15 WAS.
Menurut data Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang ditandatangani dr Dwi Andi Prasetyo, penyebab kematian jamaah asal Bumiayu, Brebes, ini adalah Cardiovascular Disease (CVD) atau berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. (Baca juga: Waspadai Perubahan Cuaca di Tanah Suci)
Terakhir, Siti Aminah Rasyip (57), jamaah asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah. Jamaah Kloter 5-SOC ini meninggal dunia Selasa (24/7) pagi WAS karena penyakit komplikasi hipertensi yang dideritanya.
(thm)