Ikrar: Kita Tak Menduga Ada Udang di Balik Batu dari Pengangkatan Prabowo sebagai Menhan
Selasa, 13 Februari 2024 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
“Kita juga terkesima atau tertipu dengan langkah-langkah dia yang mengatakan enggak anaknya enggak mau ke dunia politik, sampai akhirnya masuklah Gibran jadi Wali Kota Solo kemudian cawapres, Bobby jadi Wali Kota Medan, Kaesang jadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang boleh dikatakan dibajak juga oleh Jokowi,” ujarnya.
Maka itu, dia menilai Jokowi bukan hanya ingin membajak demokrasi Indonesia. “Melainkan juga ingin membunuh demokrasi Indonesia. Kenapa? Dengan pencalonan anaknya dan melabrak aturan seorang calon wakil presiden yang masih di bawah umur itu ternyata dilabrak melalui Mahkamah Konstitusi,” tuturnya.
“Dan juga sekarang dia juga menggelontorkan bantuan sosial yang naudzubillahimindzalik besarnya, dan mungkin terbesar dalam sejarah Indonesia bahkan lebih besar bantuannya dari masa pandemi di tahun 2020-2021,” pungkasnya.
Maka itu, dia menilai Jokowi bukan hanya ingin membajak demokrasi Indonesia. “Melainkan juga ingin membunuh demokrasi Indonesia. Kenapa? Dengan pencalonan anaknya dan melabrak aturan seorang calon wakil presiden yang masih di bawah umur itu ternyata dilabrak melalui Mahkamah Konstitusi,” tuturnya.
“Dan juga sekarang dia juga menggelontorkan bantuan sosial yang naudzubillahimindzalik besarnya, dan mungkin terbesar dalam sejarah Indonesia bahkan lebih besar bantuannya dari masa pandemi di tahun 2020-2021,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :