Terobosan Hadapi Perkembangan Zaman, Sesko TNI Buka Program Studi Strategi Perang

Senin, 12 Februari 2024 - 16:11 WIB
loading...
Terobosan Hadapi Perkembangan...
Dansesko TNI Marsekal Madya (Marsdya) TNI Samsul Rizal. Foto/Dok. Mabes TNI
A A A
BANDUNG - Komandan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Dansesko TNI) Marsekal Madya (Marsdya) TNI Samsul Rizal dikenal sebagai sosok jenderal yang memiliki ide cemerlang. Apalagi dia dipercaya memimpin Sesko TNI, yang notabene merupakan lembaga pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI .

Lembaga ini mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas Perwira Menengah TNI dan memegang peran strategis dalam pembangunan kekuatan di Indonesia. Terbaru, Samsul Rizal lewat Sesko TNI membuat terobosan mengubah kurikulum untuk menghasilkan komponen pendidikan yang berkualitas dan adaptif.

Kurikulum tersebut dikemas dalam waktu Program Studi Strategi Perang yang diharapkan bisa menjawab adanya ancaman perang masa depan yang kian kompleks. Tujuannya menghasilkan komponen pendidikan yang berkualitas dan adaptif. Baca juga: 5 Fakta Marsdya TNI Samsul Rizal, Peraih Adhi Makayasa AAU 1990 yang Naik Pangkat Bintang Tiga

Strategi Perang ini dirancang untuk mempertajam teori dan ketrampilan praktis para perwira siswa (pasis). ”Ke depan kami, Sesko TNI akan terus berkomitmen untuk menciptakan perwira-perwira unggul, terbaik, dan berintegritas yang akan mengabdi kepada Indonesia dengan sepenuh hati,” kata Marsdya TNI Samsul Rizal dalam siaran persnya, Senin (12/2/2024).

"Saya berharap Sesko TNI akan berinovasi dan berimprovisasi dalam menyampaikan materi dan ilmu pengetahuan pada para perwira siswa," kata Kasum TNI Letnan Jenderal Bambang Ismawan saat membacakan pernyataan Panglima TNI Jenderal dalam Pembukaan Pendidikan Reguler ke-52 Sesko TNI di Markas Sesko TNI, Bandung, Selasa (6/2/ 2024).

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga mengucapkan selamat kepada para perwira siswa (pasis) TNI-Polri dan negara sahabat yang telah terpilih untuk mengikuti Pendidikan Reguler Ke-LII Sesko TNI Tahun Anggaran 2024. "Kehadiran perwira siswa dari Polri tentunya akan semakin memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri untuk mengawal pembangunan nasional di masa mendatang," ujarnya.

Kebersamaan dengan perwira siswa dari negara sahabat tentunya akan memberikan manfaat berupa pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman kemiliteran serta pengenalan budaya Indonesia. Hal tersebut dapat mempererat hubungan militer dan kerja sama Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI memberikan penekanan kepada para perwira siswa. Pertama, terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena segala sesuatu yang terjadi hanya atas ridho-Nya. Jadikan momentum pendidikan Sesko TNI untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dengan niat ibadah, loyal, tulus, dan ikhlas.

Kedua, dikondisikan ini dengan penuh disiplin, dedikasi serta kesungguhan, sehingga benar-benar memperoleh pencerahan intelektual dan spiritual untuk menyongsong penugasan sebagai TNI yang PRIMA. Ketiga, pupuk dan perteguh komitmen sinergitas dan kolaborasi TNI-Polri serta kementerian atau Lembaga lain yang berbasis Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, guna menghadapi dinamika lingkungan dan disrupsi berbagai bidang yang akan datang.

Pendidikan Reguler Ke- LII Sesko TNI Tahun Anggaran 2024 di iikuti 188 pasis. Rinciannya 163 orang berpangkat kolonel (TNI AD 74 pasis, TNI AL 51 pasis, TNI AU 38 pasis), dan pasis Polri 19 orang berpangkat kombes. Selanjutnya pasis negara sahabat 6 orang (Australia, Brunei Darussalam, India, Malaysia, Saudi Arabia, dan Singapura). Baca juga: Cerita Indah Cahya Sari Jamil Jadi Anggota TNI Sekaligus Atlet Bulu Tangkis

Pendidikan dilaksanakan selama 10 bulan (43 minggu) dimulai 6 Februari-26 November 2024, dengan menempuh program belajar sebanyak 46 SKS atau 1.936 pelajaran. Aspek penilaian peserta didik sesuai dengan Tripola Dasar Pendidikan TNI yaitu penilaian pada aspek sikap dan perilaku, aspek pengetahuan dan keterampilan serta aspek kesegaran jasmani dan kegiatan (Kuliah Kerja Luar Negeri, Kuliah Kerja Dalam Negeri, Kunjungan Objek Strategis/Vital Nasional, Seminar, dan Olah Yudha).
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Mayjen TNI Trenggono,...
Profil Mayjen TNI Trenggono, Jenderal Jebolan Akmil 1993 yang Kini Jabat Wakil Kepala BGN
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Agum Gumelar: Biar Wajahnya Garang, tapi Humanis
Ketum Rekat Indonesia:...
Ketum Rekat Indonesia: Ryamizard Ryacudu Sosok Pemersatu Bangsa dan Penjaga NKRI
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Tangis Syukur Raudah,...
Tangis Syukur Raudah, Mimpi 30 Tahun Punya Rumah Genteng Akhirnya Terwujud
Rekomendasi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved