Mendagri Minta Kepala Daerah Bantu Distribusi Logistik Pemilu dan Siagakan Faskes
Senin, 12 Februari 2024 - 16:06 WIB
loading...
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepada kepala daerah agar membantu distribusi logistik Pemilu 2024 dan menyiagakan faskes bagi petugas. Foto/Raka Dwi Novianto/iNews Media
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah agar membantu distribusi logistik Pemilu 2024 dan menyiagakan fasilitas kesehatan (faskes) bagi petugas saat pemungutan suara berlangsung. Upaya ini penting dilakukan mengingat pemungutan suara Pemilu 2024 akan berlangsung pada 14 Februari 2024.
Dukungan distribusi tersebut diperlukan terutama di daerah-daerah yang sulit diakses. Ini seperti di pulau-pulau dengan ombak yang besar, daerah terpencil, daerah yang berada di atas gunung atau hutan, termasuk daerah yang tengah dilanda bencana.
“Ini otomatis meminta bantuan kepada pemerintah daerah,” kata Tito saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (12/2/2024).
Tito mengatakan langkah menyiagakan fasilitas kesehatan seperti klinik dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) penting untuk menghindari adanya korban dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Hal tersebut belajar dari Pemilu 2019 yang diwarnai banyaknya petugas yang menjadi korban akibat kelelahan dan penyakit bawaan.
Baca juga: Kampanye Pemilu 2024: Antara Gimmick, Gagasan dan Elektabilitas
Dukungan distribusi tersebut diperlukan terutama di daerah-daerah yang sulit diakses. Ini seperti di pulau-pulau dengan ombak yang besar, daerah terpencil, daerah yang berada di atas gunung atau hutan, termasuk daerah yang tengah dilanda bencana.
“Ini otomatis meminta bantuan kepada pemerintah daerah,” kata Tito saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (12/2/2024).
Tito mengatakan langkah menyiagakan fasilitas kesehatan seperti klinik dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) penting untuk menghindari adanya korban dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Hal tersebut belajar dari Pemilu 2019 yang diwarnai banyaknya petugas yang menjadi korban akibat kelelahan dan penyakit bawaan.
Baca juga: Kampanye Pemilu 2024: Antara Gimmick, Gagasan dan Elektabilitas
Lihat Juga :