Aktivis Katolik Dukung Prabowo-Gibran demi Keberlanjutan Pembangunan

Jum'at, 09 Februari 2024 - 22:32 WIB
loading...
Aktivis Katolik Dukung...
Ratusan aktivis Katolik menggelar Silaturahmi Kebangsaan Aktivis Katolik untuk Pemilu Damai Sekali Putaran demi Akselerasi Pembangunan Indonesia di Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2024). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Ratusan aktivis Katolik menggelar Silaturahmi Kebangsaan Aktivis Katolik untuk Pemilu Damai Sekali Putaran demi Akselerasi Pembangunan Indonesia. Kegiatan ini bertempat di Hotel Oasis Amir, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2024). Silaturahmi ini diinisiasi tokoh muda Katolik Stefanus Gusma.

Hadir dalam kegiatan ini Prof Sudrajad Djiwandono selaku tokoh sesepuh Katolik, Totok Lusida, sejumlah aktivis, politisi dari lintas partai, akademisi, pengacara, pengusaha, mahasiswa, dan berbagai profesi kaum awam Katolik lainnya, serta Romo Leo Malli, imam Keuskupan Agung Kupang.

Gusma mengatakan, kontestasi pesta demokrasi 2024 sejatinya merupakan gelanggang kompetisi elektoral dan dinamika politik yang terbuka bagi siapa pun.

Baca juga: Inilah Deretan Universitas Katolik Tertua di Indonesia

“Ibarat garam dan terang, kehadiran aktivis Katolik mewarnai pesta demokrasi saat ini. Doa dan dukungan dari gereja serta seluruh umat menjadi penyemangat para rasul awam yang hari ini sedang berjuang dalam gelanggang,” ujarnya.

“Kami berkomitmen mendukung capres cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai bagian dari ikhtiar melanjutkan dan mengakselerasi keberhasilan pembangunan pemerintah hari ini agar semakin meluas dan berkeadilan,” tambahnya.

Hal lain yang menjadi catatan penting karena berbagai survei Tanah Air masih menempatkan elektabilitas Prabowo-Gibran melampaui the magic number 50 persen. Hal ini diperkuat tingkat kepuasan atas kinerja Presiden Jokowi masih sangat tinggi 80 persen.

“Umat Katolik melihat kesempatan untuk ambil bagian dalam akselerasi pembangunan ke depan. Tentu kami melihat bahwa Jokowi terasosiasi dengan paslon nomor urut 2," kata Gusma.

Dia mengajak seluruh aktivis Katolik berkomitmen penuh menyukseskan Pemilu 2024 yang damai dan tanpa kecurangan. Dia juga menolak segala bentuk penyebaran hoaks, ujaran kebencian, money politic, politisasi agama dan etika dalam proses politik elektoral yang berlangsung.

“Bila satu putaran pemilu ini tentu menghemat biaya dan efisiensi proses politik, sehingga dana yang tidak terpakai dapat dibelanjakan untuk agenda pembangunan dan pemberdayaan masyarakat selanjutnya,” ujar Gusma.

“Menindaklanjuti pernyataan Kardinal Ignatius Suharyo, alangkah baiknya kita berjalan bersama untuk menyuarakan Pemilu damai dan bebas dari segala bentuk kecurangan selaras dengan surat edaran Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Kiranya kita menjatuhkan pilihan berdasarkan hati nurani dan independen tanpa intimidasi, tekanan, dan paksaan yang menggelisahkan,” sambungnya.

Dia menambahkan walaupun berbeda pilihan politik, para aktivis Katolik adalah domba-domba yang setia dan berjanji akan selalu membawa nilai kekatolikan di mana pun mereka berada.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore
Terdakwa Penyiraman...
Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus Ngaku Tak Punya Pengetahuan Operasi Khusus
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved