Pengamanan Pemilu, Kabaharkam Cek Personel dan Kelengkapan Pasukan

Rabu, 07 Februari 2024 - 12:57 WIB
loading...
Pengamanan Pemilu, Kabaharkam...
Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran memimpin apel kesiapan pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Singa Lodaya Satlantas Brimob Korp Brimob Cikeas, Bogor, Rabu (7/2/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BOGOR - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran memimpin apel dalam rangka pengecekan kesiapan pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Singa Lodaya Satlantas Brimob Korp Brimob Cikeas, Bogor, Rabu (7/2/2024). Apel gelar pasukan ini bertujuan mengetahui sejauh mana kesiapan Polri, seperti kesiapan personel peralatan, kendaraan, serta sarana dan prasarana dalam pengamanan Pemilu dan harkamtibmas 2024.

Dengan demikian pesta demokrasi dapat berjalan dengan baik aman dan lancar. "Perlu saya ingatkan kembali bahwa pemilu adalah sebuah proses keberlanjutan tata pemerintahan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Oleh karena itu, Polri bertanggung jawab untuk mengamankan tahapan pemilu yang saat ini telah berjalan dengan sandi operasi Mantap Brata 2023-2024," kata Kepala Operasi Mantap Brata 2024 ini. Baca juga: Ini Daftar Link Quick Count Hasil Pemilu 2024, Simpan Dulu!

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyebut Pemilu memasuki tahapan inti. Polri akan menghadapi kampanye terakhir pada Sabtu (10/2/2024). Kemudian, 11-13 Februari memasuki masa tenang dan selanjutnya memasuki tahapan pemungutan suara pada Rabu, 14 Februari 2024. Terakhir tahapan penghitungan suara.

Fadil mengaku, tidak menutup kemungkinan tingkat kerawanan akan terjadi pada masa-masa akhir Pemilu. Maka itu, kata dia, perlu kesiapan personel dan almatsus. Pihaknya telah menyiapkan pasukan power on hand Kapolri sebanyak 1.500 personel dengan kualifikasi pasukan huru-hara (PHH), anti anarkis, penjinak bom (jibom), wanterror dan KBRN.

Jenderal bintang tiga ini menekankan sebagai insan tribrata, Polri harus mampu dan siap mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan yang akan terjadi. Serta menentukan pola tindak yang efektif dan efisien dalam mewujudkan harkamtibmas yang kondusif, sejuk dan damai.

Dalam amanat apel ini, Fadil juga menyampaikan tujuh pesan kepada peserta apel pasukan pengamanan yang hadir. Pertama, pastikan persenjataan, peralatan perlengkapan pendukung lainnya yang akan disiapkan dalam kondisi siap operasional.

Kedua, menjaga kondisi kesehatan agar setiap saat siap melaksanakan tugas. Ketiga, isi waktu dengan latihan dan pastikan anggota paham cara menggunakan setiap peralatan dan persenjataan yang akan digunakan dalam tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Keempat, jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dan membangun komunikasi serta pengamatan perkembangan situasi, sehingga selalu siap kapanpun dibutuhkan. Kelima, menjalin komunikasi dan pertajam fungsi koordinasi dengan fungsi intelijen sebagai sumber informasi awal. Baca juga: Lepas 111 Personel Amankan TPS Luar Negeri, Kabaharkam: Jalankan Tugas dengan Baik

Keenam, unsur pimpinan agar senantiasa memonitor dan melaksanakan analisa dan evaluasi (anev) situasi harian agar selalu update dalam menghadapi situasi. Ketujuh, menjunjung tinggi etika pengabdian, etika kenegaraan, dan etika kelembagaan sebagai insan Bhayangkara.

"Sekali lagi jaga kesehatan dan keselamatan di manapun rekan-rekan berada. Selalu berdoa agar setiap langkah dan desahan napas pengabdian kita dapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa demi kelancaran mengawal pemilu agar pembangunan dapat terus dilanjutkan," tegasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Ketum PBSI Fadil Imran:...
Ketum PBSI Fadil Imran: Indonesia Open 2026 Jembatan Merah Putih Menuju Olimpiade LA 2028
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Rekomendasi
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved