Tiga Resep Prabowo Obati Masalah Kesehatan Indonesia
Senin, 05 Februari 2024 - 16:06 WIB
loading...
Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto memiliki tiga resep untuk mengobati masalah kesehatan di Indonesia. (Foto: dok iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto memiliki tiga resep untuk mengobati masalah kesehatan di Indonesia. Hal itu disampaikan Prabowo saat menanggapi jawaban capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo di segmen dua pada debat kelima pilpres 2024.
Pertama, menurut Prabowo, masalah kesehatan di Indonesia adalah kurangnya dokter. Untuk masalah tersebut, dia berjanji akan menambah 300 fakultas kedokteran di Indonesia dari yang saat ini hanya 92 fakultas.
"Kita kurang 140 ribu dokter. Itu utama. Bayangkan kalau ada yang kena stroke atau serangan jantung, dua sebab yang paling besar kematian. Di beberapa kabupaten tidak ada spesialis jantung atau spesialis stroke,"kata Prabowo di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (5/2/2024).
Dia berencana akan mengirim 10 ribu anak lulusan SMA untuk diberi beasiswa ke luar ngeri untuk belajar kedokteran.
"Kita akan akan mengirim 10 ribu anak-anak pintar lulusan SMA kita akan beri beasiswa ke luar negeri untuk belajar kedokteran, dan 10 ribu lagi untuk belajar science teknologi, enginering dan matematika, biologi serta fisika," tuturnya.
Pertama, menurut Prabowo, masalah kesehatan di Indonesia adalah kurangnya dokter. Untuk masalah tersebut, dia berjanji akan menambah 300 fakultas kedokteran di Indonesia dari yang saat ini hanya 92 fakultas.
"Kita kurang 140 ribu dokter. Itu utama. Bayangkan kalau ada yang kena stroke atau serangan jantung, dua sebab yang paling besar kematian. Di beberapa kabupaten tidak ada spesialis jantung atau spesialis stroke,"kata Prabowo di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (5/2/2024).
Dia berencana akan mengirim 10 ribu anak lulusan SMA untuk diberi beasiswa ke luar ngeri untuk belajar kedokteran.
"Kita akan akan mengirim 10 ribu anak-anak pintar lulusan SMA kita akan beri beasiswa ke luar negeri untuk belajar kedokteran, dan 10 ribu lagi untuk belajar science teknologi, enginering dan matematika, biologi serta fisika," tuturnya.
Lihat Juga :