Ganjar: Bansos Kewajiban Negara, Tidak Boleh Diklaim Pihak Tertentu

Senin, 05 Februari 2024 - 08:37 WIB
loading...
Ganjar: Bansos Kewajiban...
Capres Ganjar Pranowo saat debat terakhir Capres 2024 di JCC Jakarta, Minggu (4/2/2024) malam. FOTO/MPI/ALDHI CHANDRA
A A A
JAKARTA - Persoalan bantuan sosial menjadi topik menarik dalam perhelatan debat terakhir Capres 2024 di JCC Jakarta, Minggu (4/2/2024) malam. Pembagiannya yang asal-asalan dan jumlahnya yang meningkat di tahun politik disinyalir dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Persoalan itu muncul saat capres nomor urut 3, yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo bertanya pada capres nomor urut 1, Anies Baswedan. Ganjar menanyakan pendapat Anies terkait penyaluran bansos yang masif akhir-akhir ini.

"Bansos adalah kewajiban negara dan kita punya problem karena banyak klaim seolah-olah ini bantuan orang perorangan atau kelompok tertentu. Bagaimana Pak Anies menanggapi ini agar bansos tidak saling klaim, bisa tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan," tanya Ganjar.



Anies dengan semangat menjawab pertanyaan Ganjar itu. Menurutnya, bansos adalah bantuan untuk si penerima, bukan untuk si pemberi bantua .

"Dan diberikan sesuai kebutuhan, sesuai waktu. Bukan dirapel semuanya. Selain itu, bansos harus diberikan dengan pendataan yang baik, mekanismenya melalui jalur birokrasi. Bukan dibagikan di pinggir jalan," tegas Anies.

Usai debat, Ganjar menegaskan bahwa persoalan bansos menjadi isu yang aktual di publik. Publik bertanya, kenapa ada klaim dari pihak tertentu terhadap pemberian bansos.

"Selain itu, anggarannya juga meningkat dan frekuensi pemberiannya jauh lebih banyak lagi di awal tahun ini. Maka tentu kami menanyakan agar publik tahu apa yang sebenarnya terjadi," ucapnya.

Baca juga: Ganjar Skakmat Prabowo soal Program Makan Siang Gratis, Dinilai Tak Tepat Atasi Stunting

Isu bansos lanjut Ganjar sangat dipolitisasi saat ini. Klaimnya terjadi di mana-mana dan seolah-olah itu dari kelompok mereka.

"Makanya kami tanyakan di debat agar publik tahu. Kan ramai di media kalau ada survey rakyat harus menjawab milih ini, kalau tidak nanti tidak dikasih bansos. Yang seperti ini kan mesti dijelaskan agar publik paham dalam menentukan pilihan," tegasnya.

Ganjar juga memita seluruh masyarakat mengawasi persoalan bansos akhir-akhie ini. Termasuk DPR sebagai perwakilan rakyat diminta melakukan pengawasan.

"Kan aneh, kok (bansos) naiknya tinggi sekali. Ayo dikontrol agar tidak disalahgunakan. Maka klaim yang muncul mesti kita kontrol agar tidak terjadi klaim sepihak. Saya tegaskan, bansos adalah kewajiban negara dan digunakan untuk rakyat," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Rekomendasi
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Berita Terkini
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved