Blusukan ke Pasar Palimo Palembang, Ganjar Berjanji Hadirkan Harga Pangan Murah
Jum'at, 02 Februari 2024 - 16:50 WIB
loading...
Capres Nomor Urut 3 yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo blusukan ke pasar Palimo, di Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (2/2/2024). Foto/TPN
A
A
A
PALEMBANG - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo blusukan ke pasar Palimo, di Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (2/2/2024). Dalam kesempatan itu, Ganjar berdialog dengan pedagang pasar di sana untuk mengetahui keluhan yang dirasakan oleh mereka.
Salah satu keluhan yang didapatkannya yakni harga beras yang masih tinggi. Hal ini sama dengan yang beberapa pasar di wilayah Indonesia, lantaran harga beras masih menjadi persoalan bagi masyarakat.Baca juga: Ganjar Dicurhati Operator Perahu Ketek di Palembang Harga BBM Mahal dan Butuh Pinjaman
“Ternyata dari pasar ke pasar keluhannya masih sama yakni harga beras masih tinggi, mereka jatuhnya sama di angka Rp14.000-15.000,” ujar Ganjar usai meninjau pasar Palimo, Jumat (2/2/2024).
Menurut Ganjar, perlu sebuah langkah berupa operasi untuk dapat menurunkan harga beras dan gula yang masih tinggi. Dengan begitu, tidak memberatkan masyarakat nantinya.
“Maka kalau hari ini rakyat berharap betul kebutuhannya akan bisa terpenuhi, rasa-rasanya siapa pun yang punya tanggung jawab untuk stabilisasi harga segera lakukan,” tegasnya.
Salah satu keluhan yang didapatkannya yakni harga beras yang masih tinggi. Hal ini sama dengan yang beberapa pasar di wilayah Indonesia, lantaran harga beras masih menjadi persoalan bagi masyarakat.Baca juga: Ganjar Dicurhati Operator Perahu Ketek di Palembang Harga BBM Mahal dan Butuh Pinjaman
“Ternyata dari pasar ke pasar keluhannya masih sama yakni harga beras masih tinggi, mereka jatuhnya sama di angka Rp14.000-15.000,” ujar Ganjar usai meninjau pasar Palimo, Jumat (2/2/2024).
Menurut Ganjar, perlu sebuah langkah berupa operasi untuk dapat menurunkan harga beras dan gula yang masih tinggi. Dengan begitu, tidak memberatkan masyarakat nantinya.
“Maka kalau hari ini rakyat berharap betul kebutuhannya akan bisa terpenuhi, rasa-rasanya siapa pun yang punya tanggung jawab untuk stabilisasi harga segera lakukan,” tegasnya.
Lihat Juga :