Hasto: Mensos Risma Ungkap Menteri Diperiksa Sebelum Ikuti Rapat Kabinet
Selasa, 30 Januari 2024 - 23:04 WIB
loading...
Presiden Jokowi menggelar pertemuan bersama sejumlah menteri kabinetnya. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkap cerita yang didapat dari Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengenai suasana ketidaknyamanan dalam setiap rapat kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kondisi ini bisa berdampak pada soliditas menteri-menteri.
"Bu Risma menceritakan sekarang suasana di rapat kabinet. Bahkan ketika mau rapat itu diperiksa, ada unsur-unsur ketidaknyamanan," kata Hasto di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Ketidaknyamanan tersebut, kata dia, juga berkaitan dengan program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Terlebih, pembagian program Bansos ini tak melibatkan Risma sebagai Mensos.
Baca juga: PDIP Sebut 3 Hal yang Bikin Suasana Kabinet Jokowi Tak Kondusif
Melihat adanya cerita tersebut, Hasto khawatir ini akan berdampak pada soliditas menteri-menteri yang tidak seperti dahulu lagi. Di mana, kemunculan adanya ketidakpercayaan antarsesama menteri menjadi yang terlihat sekarang.
"Jadi, ada kekhawatiran tidak percaya lagi kepada sesama menteri. Sehingga mau rapat saja diperiksanya, waduh sudah berlebihan," ujarnya.
"Bu Risma menceritakan sekarang suasana di rapat kabinet. Bahkan ketika mau rapat itu diperiksa, ada unsur-unsur ketidaknyamanan," kata Hasto di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Ketidaknyamanan tersebut, kata dia, juga berkaitan dengan program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Terlebih, pembagian program Bansos ini tak melibatkan Risma sebagai Mensos.
Baca juga: PDIP Sebut 3 Hal yang Bikin Suasana Kabinet Jokowi Tak Kondusif
Melihat adanya cerita tersebut, Hasto khawatir ini akan berdampak pada soliditas menteri-menteri yang tidak seperti dahulu lagi. Di mana, kemunculan adanya ketidakpercayaan antarsesama menteri menjadi yang terlihat sekarang.
"Jadi, ada kekhawatiran tidak percaya lagi kepada sesama menteri. Sehingga mau rapat saja diperiksanya, waduh sudah berlebihan," ujarnya.
(cip)