Siti Atikoh Beberkan Program Unggulan Ganjar-Mahfud untuk Lingkungan Pesantren
Selasa, 30 Januari 2024 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Atikoh pun menjelaskan, bahwa program prioritas pertama tentu terkait undang-undang yang sudah ada soal Dana Abadi Pesantren. "Kemudian yang dari Ganjar-Mahfud sendiri harapannya ini ada santripreneurship. Apalagi ini ada Pak Hary Tanoe yang sudah bergelut di kewirausahaan jadi bisnisman yang luar biasa sekali," jawab Atikoh.
"Tentu ini akan dikolaborasikan antara pesantren dengan pemerintah dan dunia usaha, sehingga para santriwati itu mendapatkan bekal yang seimbang, antara akhlak ilmu agama, juga kewirausahaan maupun bisnis-bisnis yang lain ini dibandingkan juga dengan BUMN," sambung dia.
Lebih lanjut, Atikoh mengatakan Ganjar-Mahfud juga memiliki program beasiswa bagi para santri dan santriwati berprestasi. "Apalagi di Ganjar-Mahfud juga ada program ‘satu keluarga tidak mampu, satu sarjana’. Dan apabila dari pesantren di sini ada yang tingkat Madrasah Aliyah (MA) kepingin melanjutkan ke perguruan tinggi umum, ini akan ada penyetaraan," ungkap Atikoh.
Ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar ini pun bersyukur bahwa Ponpes Khas Kempek kini telah memiliki perguruan tinggi atau universtas. Namun, Atikoh mengatakan, Ganjar-Mahfud akan tetap membuka peluang bagi santri dan santriwati bisa berkuliah di universitas umum.
Selain itu, lanjut Atikoh, Ganjar-Mahfud juga memiliki program pemberian insentif bagi para guru dan pengajar agama. Sebab dia mendapati keluhan yang ada di dunia pendidikan, khususnya pondok pesantren, jika insentif bagi guru agama masih minim.
"Yang lainnya adalah adanya harapannya ini, nanti insentif ya Bu, insentif untuk guru agama, guru ngaji yang selama ini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah," kata Atikoh.
"Tentu ini akan dikolaborasikan antara pesantren dengan pemerintah dan dunia usaha, sehingga para santriwati itu mendapatkan bekal yang seimbang, antara akhlak ilmu agama, juga kewirausahaan maupun bisnis-bisnis yang lain ini dibandingkan juga dengan BUMN," sambung dia.
Lebih lanjut, Atikoh mengatakan Ganjar-Mahfud juga memiliki program beasiswa bagi para santri dan santriwati berprestasi. "Apalagi di Ganjar-Mahfud juga ada program ‘satu keluarga tidak mampu, satu sarjana’. Dan apabila dari pesantren di sini ada yang tingkat Madrasah Aliyah (MA) kepingin melanjutkan ke perguruan tinggi umum, ini akan ada penyetaraan," ungkap Atikoh.
Ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar ini pun bersyukur bahwa Ponpes Khas Kempek kini telah memiliki perguruan tinggi atau universtas. Namun, Atikoh mengatakan, Ganjar-Mahfud akan tetap membuka peluang bagi santri dan santriwati bisa berkuliah di universitas umum.
Selain itu, lanjut Atikoh, Ganjar-Mahfud juga memiliki program pemberian insentif bagi para guru dan pengajar agama. Sebab dia mendapati keluhan yang ada di dunia pendidikan, khususnya pondok pesantren, jika insentif bagi guru agama masih minim.
"Yang lainnya adalah adanya harapannya ini, nanti insentif ya Bu, insentif untuk guru agama, guru ngaji yang selama ini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah," kata Atikoh.
Lihat Juga :