Tamsil Linrung Ingatkan Dana Desa Tak Boleh Digunakan untuk Menangkan Capres Tertentu
Selasa, 30 Januari 2024 - 16:09 WIB
loading...
Asisten Pelatih Timnas AMIN Tamsil Linrung, mengingatkan para kepala desa dan lurah agar tidak menyalahgunakan dana desa untuk memenangkan pasangan capres tertentu. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Asisten Pelatih Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) Tamsil Linrung, mengingatkan para kepala desa dan lurah agar tidak menyalahgunakan dana desa untuk memenangkan pasangan capres tertentu. Tamsil mengatakan, proses hukum akan mereka hadapi jika pasangan capres yang mereka dukung tidak menang di Pilpres 2024.
“Tidak ada jaminan capres-cawapres yang mereka dukung akan menang, sehingga kalau mereka main-main dengan menggunakan dana desa untulk serangan fajar atau money politics, untuk memenangkan capres tertentu, siap-siap saja untuk diproses hukum. Jangan main-main dengan dana desa,” kata Tamsil, Selasa (30/1/2024).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Timnas AMIN, ada kemungkinan mobilisasi kepala desa/lurah untuk memenangkan pasangan capres-cawapres tertentu. Salah satu instrumen yang akan digunakan adalah dana desa untuk money politics.
Baca juga: Safari Politik di Ternate Disambut Hangat, Anies: Harapan Perubahan Amat Terasa
“Mereka diminta menggunakan dana desa untuk serangan fajar. Mereka dijanjikan tidak akan diproses hukum sekalipun menggunakan dana desa. Tapi kan tidak ada jaminan pasangan yang diminta didukung ini akan menang. Jadi siap-siap masuk penjara saja kalau ternyata menyalahgunakan dana desa,” kata caleg DPD RI dari Dapil Sulawesi Selatan ini.
“Tidak ada jaminan capres-cawapres yang mereka dukung akan menang, sehingga kalau mereka main-main dengan menggunakan dana desa untulk serangan fajar atau money politics, untuk memenangkan capres tertentu, siap-siap saja untuk diproses hukum. Jangan main-main dengan dana desa,” kata Tamsil, Selasa (30/1/2024).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Timnas AMIN, ada kemungkinan mobilisasi kepala desa/lurah untuk memenangkan pasangan capres-cawapres tertentu. Salah satu instrumen yang akan digunakan adalah dana desa untuk money politics.
Baca juga: Safari Politik di Ternate Disambut Hangat, Anies: Harapan Perubahan Amat Terasa
“Mereka diminta menggunakan dana desa untuk serangan fajar. Mereka dijanjikan tidak akan diproses hukum sekalipun menggunakan dana desa. Tapi kan tidak ada jaminan pasangan yang diminta didukung ini akan menang. Jadi siap-siap masuk penjara saja kalau ternyata menyalahgunakan dana desa,” kata caleg DPD RI dari Dapil Sulawesi Selatan ini.
Lihat Juga :