Atikoh Tepis Isu Bansos dan PKH Dihapus Jika Ganjar-Mahfud Menang: Hoaks dan Tidak Benar
Rabu, 17 Januari 2024 - 11:44 WIB
loading...
Siti Atikoh di acara Senam Ceria dan Line Dance Masal di kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (17/1/2024) pagi. FOTO/TPN GANJAR-MAHFUD
A
A
A
JAKARTA - Istri calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti menjawab keraguan masyarakat soal keberlanjutan program-program kerakyatan seperti bantuan sosial ( bansos ) yang selama ini sudah berjalan. Atikoh menegaskan isu yang menyebut bansos akan dihapus jika Ganjar-Mahfud menang, adalah hoaks dan tidak benar.
Hal ini disampaikan Siti Atikoh dalam sambutannya di acara Senam Ceria dan Line Dance Masal di kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (17/1/2024) pagi.
"Kemarin ada pertanyaan dari masyarakat, katanya kalau Ganjar-Mahfud jadi pemenang, nanti bansos, PKH (Program Keluarga Harapan), KIS (Kartu Indonesia Sehat) itu akan dihilangkan, itu hoaks. Itu hoaks informasi yang digunakan untuk menyesatkan kita semua," kata Atikoh.
Atikoh memastikan, program kerakyatan dari pemerintah yang sudah berjalan, akan lebih terintegrasi dengan program lainnya dan lebih optimal di era Ganjar-Mahfud kelak.
"Justru Ganjar-Mahfud akan terus meningkatkan program-program yang pro rakyat. Akan mengoptimalkan tujuan penerima, seperti program untuk terkait pendidikan. Karena ini adalah kunci untuk meningkatkan SDM yang ada di masyarakat. Kunci untuk menanggulangi kemiskinan," ujarnya.
Jika dalam program kerakyatan sebelumnya pemerintah menggunakan banyak kartu, maka Ganjar-Mahfud menyederhanakan birokrasi dan data yang ada lewat KTP Sakti. Dengan demikian, maka penyaluran program kerakyatan lebih mudah dan tepat sasaran. Artinya, masyarakat yang pantas menerima namun tidak menerima bantuan, di era Ganjar-Mahfud akan memperoleh bantuan negara.
Hal ini disampaikan Siti Atikoh dalam sambutannya di acara Senam Ceria dan Line Dance Masal di kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (17/1/2024) pagi.
"Kemarin ada pertanyaan dari masyarakat, katanya kalau Ganjar-Mahfud jadi pemenang, nanti bansos, PKH (Program Keluarga Harapan), KIS (Kartu Indonesia Sehat) itu akan dihilangkan, itu hoaks. Itu hoaks informasi yang digunakan untuk menyesatkan kita semua," kata Atikoh.
Atikoh memastikan, program kerakyatan dari pemerintah yang sudah berjalan, akan lebih terintegrasi dengan program lainnya dan lebih optimal di era Ganjar-Mahfud kelak.
"Justru Ganjar-Mahfud akan terus meningkatkan program-program yang pro rakyat. Akan mengoptimalkan tujuan penerima, seperti program untuk terkait pendidikan. Karena ini adalah kunci untuk meningkatkan SDM yang ada di masyarakat. Kunci untuk menanggulangi kemiskinan," ujarnya.
Jika dalam program kerakyatan sebelumnya pemerintah menggunakan banyak kartu, maka Ganjar-Mahfud menyederhanakan birokrasi dan data yang ada lewat KTP Sakti. Dengan demikian, maka penyaluran program kerakyatan lebih mudah dan tepat sasaran. Artinya, masyarakat yang pantas menerima namun tidak menerima bantuan, di era Ganjar-Mahfud akan memperoleh bantuan negara.
Lihat Juga :