Setara Institute Dukung Mahfud MD soal Rekam Jejak Jadi Standar Melihat Integritas Capres
Selasa, 16 Januari 2024 - 23:13 WIB
loading...
Imbauan Cawapres Nomor Urut 3 yang didukung Partai Perindo, Mahfud MD untuk memilih capres-cawapres di Pilpres 2024 berdasarkan rekam jejak dinilai sangat tepat. Foto/TPN
A
A
A
JAKARTA - Imbauan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3 yang didukung Partai Perindo, Mahfud MD untuk memilih capres-cawapres di Pilpres 2024 berdasarkan rekam jejak dinilai sangat tepat.
"Imbauan Mahfud sangat tepat, rekam jejak paslon menjadi ukuran, standar yang pas untuk melihat kapasitas siapa yang bisa membawa kemajuan Indonesia. Terutama konsistensi paslon tersebut selama ini berpihak pada rakyat yang terpinggirkan," ujar Wakil Ketua Badan Pengurus Setara Institute Bonar Tigor Naipospos di Jakarta, Selasa (16/1/2024).
Baca juga: Mahfud MD: Pilih Pemimpin Harus Lihat Rekam Jejak, Jangan Cuma Visi Misinya
Sebelumnya, Mahfud MD mengungkapkan pentingnya memilih berdasarkan rekam jejak, tidak sekadar visi-misi paslon. Mahfud juga mengungkapkan pemilu bukan sekadar hura-hura tetapi mencegah yang jahat berkuasa.
Menurut Bonar, pemilu bukan hanya mencegah orang jahat menjadi berkuasa, melainkan pula memilih pemimpin yang mampu melayani.
"Pemilu bukan sekadar mencegah orang jahat berkuasa, tetapi adalah memilih siapa yang bisa melayani kebutuhan masyarakat dan membawa kesejahteraan," kata Coki sapaan akrabnya.
Bonar juga mengungkapkan masyarakat akan menjatuhkan pilihan dengan melihat siapa yang lebih menguntungkan. "Masyarakat berpikir sederhana, bukan berarti tidak kritis dan tidak rasional, tetapi melihat siapa yang paling nyata dan konkret menguntungkan mereka," katanya.
"Imbauan Mahfud sangat tepat, rekam jejak paslon menjadi ukuran, standar yang pas untuk melihat kapasitas siapa yang bisa membawa kemajuan Indonesia. Terutama konsistensi paslon tersebut selama ini berpihak pada rakyat yang terpinggirkan," ujar Wakil Ketua Badan Pengurus Setara Institute Bonar Tigor Naipospos di Jakarta, Selasa (16/1/2024).
Baca juga: Mahfud MD: Pilih Pemimpin Harus Lihat Rekam Jejak, Jangan Cuma Visi Misinya
Sebelumnya, Mahfud MD mengungkapkan pentingnya memilih berdasarkan rekam jejak, tidak sekadar visi-misi paslon. Mahfud juga mengungkapkan pemilu bukan sekadar hura-hura tetapi mencegah yang jahat berkuasa.
Menurut Bonar, pemilu bukan hanya mencegah orang jahat menjadi berkuasa, melainkan pula memilih pemimpin yang mampu melayani.
"Pemilu bukan sekadar mencegah orang jahat berkuasa, tetapi adalah memilih siapa yang bisa melayani kebutuhan masyarakat dan membawa kesejahteraan," kata Coki sapaan akrabnya.
Bonar juga mengungkapkan masyarakat akan menjatuhkan pilihan dengan melihat siapa yang lebih menguntungkan. "Masyarakat berpikir sederhana, bukan berarti tidak kritis dan tidak rasional, tetapi melihat siapa yang paling nyata dan konkret menguntungkan mereka," katanya.
Lihat Juga :