Ganjar Serap Aspirasi Nelayan dan Petani di Pantai Wonokerto Pekalongan
Selasa, 16 Januari 2024 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
"Itu rata-rata dikirim ke Jakarta, Semarang, dan Purwokerto. Sekarang turun drastis tadinya 10-15 ton sekarang 2-3 ton. Kami sedikit kerepotan mau dibuang ke mana ikan itu. Dengan turunnya harga di pasaran, pakannya tidak mahal, penghasilan agak turun," katanya.
Menanggapi keluhan petani tambak, Ganjar memberikan solusi agar ikan yang tak laku bisa dikelola, misalnya dijadikan tepung.
"Di tempat nelayan, ikannya dibuang gitu saja kan. Dijadikan tepung, kalau tepung itu ikan apa saja masuk, teri, bandeng, ikan peyek semua masuk. Gitu ya? Cukup ya," kata Ganjar.
"Daerah ini rob loh sekarang sudah kering. Kenapa kering? Karena ada tanggul. Sudah jadi tanggul dibuat masih diprotes sama warga, Pak Ganjar jalannya rusak, sampaikan pada warga yang dulu protes," ujarnya.
Menanggapi keluhan petani tambak, Ganjar memberikan solusi agar ikan yang tak laku bisa dikelola, misalnya dijadikan tepung.
"Di tempat nelayan, ikannya dibuang gitu saja kan. Dijadikan tepung, kalau tepung itu ikan apa saja masuk, teri, bandeng, ikan peyek semua masuk. Gitu ya? Cukup ya," kata Ganjar.
"Daerah ini rob loh sekarang sudah kering. Kenapa kering? Karena ada tanggul. Sudah jadi tanggul dibuat masih diprotes sama warga, Pak Ganjar jalannya rusak, sampaikan pada warga yang dulu protes," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :