Meutya Hafid Sebut Jokowi Masih di PDIP
Selasa, 16 Januari 2024 - 14:12 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berstatus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid menyebut Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) masih berstatus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ). Hal itu disampaikan Meutya Hafid menanggapi mundurnya Maruarar Sirait sebagai kader PDIP untuk mengikuti Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Pak Jokowi masih di PDIP. Ini (keluarnya Ara) tidak serta-merta Pak Jokowi tidak di PDIP. Ara, Ara, Pak Jokowi, Pak Jokowi," kata Meutya Hafid, Selasa (16/1/2024).
Meutya mengaku tidak mengetahui persis apakah Ara sempat bertemu Jokowi sebelum menyatakan keluar dari PDIP. Namun, ia tak menampik jika keduanya memang kerap bertemu.
"Enggak sih. Wajar kan, beliau memang terbuka menyampaikan akan mengikuti Jokowi, pasti minta arahan Pak Jokowi," katanya.
Sebelumnya, Maruarar Sirait secara resmi mengundurkan diri dari PDIP. Pria yang akrab disapa Ara ini mengungkap langkah selanjutnya usai hengkang dari partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi," ujar Ara di depan Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2024).
"Pak Jokowi masih di PDIP. Ini (keluarnya Ara) tidak serta-merta Pak Jokowi tidak di PDIP. Ara, Ara, Pak Jokowi, Pak Jokowi," kata Meutya Hafid, Selasa (16/1/2024).
Meutya mengaku tidak mengetahui persis apakah Ara sempat bertemu Jokowi sebelum menyatakan keluar dari PDIP. Namun, ia tak menampik jika keduanya memang kerap bertemu.
"Enggak sih. Wajar kan, beliau memang terbuka menyampaikan akan mengikuti Jokowi, pasti minta arahan Pak Jokowi," katanya.
Sebelumnya, Maruarar Sirait secara resmi mengundurkan diri dari PDIP. Pria yang akrab disapa Ara ini mengungkap langkah selanjutnya usai hengkang dari partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi," ujar Ara di depan Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2024).
Lihat Juga :