Golkar Nilai Pernyataan Amien Rais Soal Partai Setan Lebay

Minggu, 15 April 2018 - 09:01 WIB
Golkar Nilai Pernyataan...
Golkar Nilai Pernyataan Amien Rais Soal Partai Setan Lebay
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang mendikotomikan partai-partai politik di Indonesia menjadi dua kutub, partai setan dan partai Allah dinilai berlebihan (lebay).

Koordinator bidang Pemenangan Pemilu Sumatera Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, pernyataan Amien Rais itu dapat menjadi contoh yang paling konkret dari pengertian fiktif dalam terminologi Rocky Gerung yang seminggu belakangan ini menjadi polemik di publik. "Saya kira pernyataan Pak Amien Rais itu berlebihan," kata Doli dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/4/2018).

Dia pun menyarankan Amien menjelaskan lebih rinci siapa yang dimaksud dengan orang-orang yang anti Tuhan agar tidak menjadi fiktif. "Dan partai mana pula yang beliau sebut sebagai partai besar yang masuk kategori partai setan," ujarnya.

Karena, lanjut dia, Partai Golkar merasa sebagai partai besar. Namun, kata dia, semua kader Partai Golkar percaya Tuhan. "Contohnya saya saja, saya ini adalah muslim, ayah dan ibu saya malah qari (pelantun Alqur'an) dan pimpinan Golkar juga," ungkapnya.

Doli pun mengaku ikut marah ketika agama dan kitab sucinya dinistakan beberapa waktu lalu. "Jadi saya merasa tidak anti-Tuhan dan sedang tidak berada di partai setan. Dan saya dapat pastikan bahwa seluruh warga Golkar juga begitu posisinya," katanya.

Sepengetahuannya, ayat Alquran yang disampaikan oleh Amien itu adalah menarasikan tentang kelompok atau golongan, bukan partai politik. "Mungkin pak Amien sudah terlalu sepuh juga sehingga terkadang sangat emosional, dan ucapan yang keluar tidak sesuai dengan apa yang dimaksud," katanya.

Maka itu, menurut dia, politikus PAN Drajat Wibowo juga perlu ikut mengklarifikasinya. "Namun apapun pernyataan itu adalah pernyataan yang buruk, apalagi keluar dari mulut seorang tokoh yang kita kenal selama ini sebagai tokoh reformasi, yang sama-sama kita hormati. Kami sangat menyayangkan hal itu," ungkapnya.

Dia menjelaskan, bila tidak dijelaskan dan tidak dapat dibuktikan, men-setan-kan orang atau kelompok itu adalah sesuatu yang destruktif terhadap pemahaman keagamaan dan kontraproduktif bagi pendidikan politik kebangsaan kita. "Saya kira setan saja pun tidak berani dan tidak mampu meng-claim manusia menjadi setan seperti dirinya. Karena itu adalah kekuasaan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga Pak Amien Rais menyadari itu," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
Didukung Golkar-PAN,...
Didukung Golkar-PAN, AIZ-Risma Masih Buru Rekomendasi Parpol Lain
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Zulkifli Hasan Terima...
Zulkifli Hasan Terima Kunjungan Pimpinan Partai Bulan Bintang
PAN Ingin Satu Pilihan...
PAN Ingin Satu Pilihan dan Perjuangan dengan Golkar di Pilpres 2024
Soal Partai Saudara...
Soal Partai 'Saudara PAN', Pengamat: Agresif atau Menghilang
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved