Warga China Paling Banyak Dideportasi dari Indonesia
Jum'at, 12 Januari 2024 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
“Jumlah perlintasan tahun 2023, 41.666.999 orang. Dua kali lipat dibandingkan tahun 2022 sebanyak 19.439.983 orang," kata Silmy Karim.
Dari 41 juta orang tersebut, sebanyak 20.476.073 orang atau 49,1 persen merupakan warga negara Indonesia (WNI). Kemudian, 21.190.926 orang atau 50,9 persen warga negara asing (WNA).
"Jumlah kedatangan WNA ke Indonesia tahun 2023 meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan 2022 mencapai 10.632.034 orang," kata Silmy.
Lalu, lima negara dengan pelintas asing terbanyak yakni Australia 2.969.598, Singapura 2.725.137, Malaysia 2.319.130, China 1.972.616, dan India 1.353.289.
Sedangkan bandara yang paling ramai dilalui pelintas yakni Bandara Soekarno-Hatta (13.840.645 pelintas), Bandara I Gusti Ngurah Rai (11.547.781 pelintas), dan Bandara Juanda (2.169.333 pelintas).
Dari 41 juta orang tersebut, sebanyak 20.476.073 orang atau 49,1 persen merupakan warga negara Indonesia (WNI). Kemudian, 21.190.926 orang atau 50,9 persen warga negara asing (WNA).
"Jumlah kedatangan WNA ke Indonesia tahun 2023 meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan 2022 mencapai 10.632.034 orang," kata Silmy.
Lalu, lima negara dengan pelintas asing terbanyak yakni Australia 2.969.598, Singapura 2.725.137, Malaysia 2.319.130, China 1.972.616, dan India 1.353.289.
Sedangkan bandara yang paling ramai dilalui pelintas yakni Bandara Soekarno-Hatta (13.840.645 pelintas), Bandara I Gusti Ngurah Rai (11.547.781 pelintas), dan Bandara Juanda (2.169.333 pelintas).
(rca)
Lihat Juga :