Semangat Perayaan Natal, Kapolri Serukan Jaga Toleransi Beragama hingga Pemilu Damai
Kamis, 11 Januari 2024 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, Sigit menyebut, TNI, Polri, instansi terkait, hingga seluruh lapisan elemen masyarakat harus bersatu padu, bergandengan tangan guna menciptakan proses demokrasi lima tahunan yang aman, damai dan kondusif. "Dan ini tentunya menjadi sesuatu yang sangat penting baik dari proses tahapannya, kita harapkan berjalan lancar, pada saat pemilihan dan kemudian pascanya. Ini menjadi tugas kita untuk menjaga stabilitas kamtibmas," tutur Sigit.
Sigit menjelaskan, tugas Polri dewasa ini tidaklah mudah. Selain bertugas menjaga stabilitas kamtibmas, toleransi, keberagaman, hingga pemilu, maka situasi dan dinamika global juga menjadi hal yang harus terus diperhatikan dan diwaspadai seluruh personel Korps Bhayangkara.
Mengingat, kata Sigit, dinamika global yang penuh ketidakpastian akibat konflik beberapa negara dapat memberikan dampak terhadap situasi dalam negeri. Di antaranya bisa berdampak pada perekonomian Indonesia.
"Karena itu, teman-teman setiap hari harus mengikuti harga sembako. Ini kita lakukan untuk menjaga stabilitas kamtibmas yang mungkin bisa berdampak karena inflasi, karena kelangkaan pangan, harga-harga naik, dan itu menjadi tugas kita," jelas Sigit.
Di tengah situasi global yang tidak pasti, Sigit memaparkan bahwa, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia. Di saat negara maju mengalami gejolak ekonomi, Indonesia berada diurutan empat di negara G-20 dari segi pertumbuhan perekonomiannya. Dan peringkat tujuh sebagai negara yang terendah inflasi.
Sigit menjelaskan, tugas Polri dewasa ini tidaklah mudah. Selain bertugas menjaga stabilitas kamtibmas, toleransi, keberagaman, hingga pemilu, maka situasi dan dinamika global juga menjadi hal yang harus terus diperhatikan dan diwaspadai seluruh personel Korps Bhayangkara.
Mengingat, kata Sigit, dinamika global yang penuh ketidakpastian akibat konflik beberapa negara dapat memberikan dampak terhadap situasi dalam negeri. Di antaranya bisa berdampak pada perekonomian Indonesia.
"Karena itu, teman-teman setiap hari harus mengikuti harga sembako. Ini kita lakukan untuk menjaga stabilitas kamtibmas yang mungkin bisa berdampak karena inflasi, karena kelangkaan pangan, harga-harga naik, dan itu menjadi tugas kita," jelas Sigit.
Di tengah situasi global yang tidak pasti, Sigit memaparkan bahwa, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia. Di saat negara maju mengalami gejolak ekonomi, Indonesia berada diurutan empat di negara G-20 dari segi pertumbuhan perekonomiannya. Dan peringkat tujuh sebagai negara yang terendah inflasi.
Lihat Juga :