Siti Atikoh Tampung Curhat Simpatisan Ganjar-Mahfud di Sumsel, Dipandang Sangat Solutif

Kamis, 11 Januari 2024 - 14:38 WIB
loading...
Siti Atikoh Tampung...
Siti Atikoh disambut antusias oleh simpatisan dan kader partai pendukung paslon Ganjar-Mahfud saat singgah di Rest Area 311, Tol Bakauheni-Kayu Agung, Pedamaran, OKI, Palembang, Sumsel, Kamis (11/1/2024). Foto/TPN
A A A
JAKARTA - Siti Atikoh disambut antusias oleh simpatisan dan kader partai pendukung paslon Ganjar-Mahfud saat singgah di Rest Area 311, Tol Bakauheni-Kayu Agung, Pedamaran, Ogan Komering Ilir (OKI), Palembang, Sumsel, Kamis (11/1/2024).

Di momen tersebut, Atikoh juga sempat berdialog bersama mereka. Selain sempat berbincang soal sulitnya mengakses pupuk subsidi, di momen tersebut mereka juga membahas soal biaya pendidikan sekolah yang tinggi.

Baca juga: Atikoh Ganjar Prihatin Kelangkaan Pupuk Subsidi Sulitkan Petani di OKI

"Hampir seluruh petani di Indonesia, bagaimana mereka kesulitan mengakses pupuk bersubsidi, soalnya kalau pakai pupuk yang tidak bersubsidi, harganya bisa 2 hingga 3 kali lipat,” ujar Atikoh di hadapan para simpatisan dan kader partai.

“Tentu ini sangat memberatkan, apalagi ketika panen harganya anjlok," ucapnya.

Mendengar penjelasan dan pemaparan dari Atikoh, simpatisan dan kader partai pendukung Ganjar-Mahfud itu tampak begitu serius dan antusias.

Beberapa di antaranya mengaku cukup kagum dengan sosok Atikoh yang dinilainya sangat concern terkait permasalahan-permasalahan yang kerap ia temukan saat blusukan ke berbagai daerah Indonesia.

Mereka bahkan menyebut, Atikoh sudah cocok dan siap untuk menjadi seorang Ibu Negara. “Semakin kagum dengan Bu Atikoh. Dia figur yang cerdas dan sudah siap jadi Ibu Negara. Setiap masalah yang kami keluhkan, contohnya terkait pupuk subsidi tadi menurut saya sangat solutif,” tutur Arda, salah satu simpatisan yang hadir.

Begitu juga dengan Risa Saidah (49), seorang ibu rumah tangga 4 anak ini juga mengaku bahwa penjelasan dan masukan terkait masalah biaya pendidikan yang masih tinggi di Indonesia sebelumnya juga sangat membuka wawasannya.

Ia menilai program SMK berbasis asrama atau boarding school seperti yang dijelaskan Atikoh cukup membantu untuk membuat akses pendidikan anak-anak di Indonesia semakin terbuka lebar.

"Saya berharap sekali, Pak Ganjar dan Bu Atikoh bisa jadi pasangan Presiden dan Ibu Negara yang bisa ikut concern dengan masalah pendidikan,” tutur Risa.

“Karena menurut saya, sejak dulu, permasalahan di pendidikan Indonesia itu akses ke jenjang lebih tinggi yang semakin sulit,” sambungnya.

Sebagai informasi, Siti Atikoh terus menyaring aspirasi serta mencari solusi dari masalah-masalah yang dihadapi masyarakat di pelosok Indonesia.

Salah satu masalah yang menjadi perhatian yakni tingginya biaya pendidikan, yang membuat banyak anak bangsa tak sanggup meneruskan mimpinya bersekolah ke tingkat yang lebih tinggi.

Dikatakan Atikoh, paslon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud menyiapkan solusi untuk memangkas tingginya biaya pendidikan. Salah satunya lewat SMK berbasis asrama atau boarding school.

"Salah satunya adalah SMK yang bentuknya itu boarding school di mana anak-anak bisa mendapatkan pendidikan secara gratis, tidak perlu memikirkan apa-apa lagi," kata Atikoh.

Baca juga: Blusukan di Pasar Tulang Bawang Lampung, Siti Atikoh Cek Harga, Belanja hingga Serap Aspirasi

Dengan adanya SMK berbasis boarding school ini, maka sarana sekolah seperti kelas, hingga laboratorium praktek bisa satu lingkungan dengan asrama. Sehingga mobilitas di dalamnya lebih terintegrasi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Bareskrim Polri Pastikan...
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Rekomendasi
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Berita Terkini
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved