Analis Pertahanan Nilai Keterbukaan Data Pertahanan Bukan Hal Tabu

Selasa, 09 Januari 2024 - 10:31 WIB
loading...
Analis Pertahanan Nilai...
Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro keterbukaan data dalam dunia pertahanan bukan hal tabu. FOTO ILUSTRASI/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Debat capres yang mengangkat isu pertahanan masih menyisakan polemik keterbukaan data. Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro menungkapkan data pertahanan Indonesia tersedia dalam sejumlah indeks internasional.

Beberapa lembaga indeks internasional menempatkan Indonesia di ranking berbeda. Seperti Global Fire Power Index menempatkan Indonesia pada posisi 13 dari 145 negara pada 2023. Ada Lowy Institute Asia Power Index menempatkan Indonesia pada posisi 9 dari 26 negara di Asia pada 2023.

"Jadi perbedaan data skor tergantung pada lembaga dan indikator yang digunakan pada setiap indeks yang diselenggarakan. Saya yakin masing-masing capres mengutip sumber rujukan yang jelas," kata Simon, sapaan akrab Ngasiman Djoyonegoro, dalam keterangannya, Selasa (9/1/2024).



Simon menyayangkan sejumlah data tersebut justru diperoleh dari lembaga luar negeri. "Ini menunjukkan transparansi data pertahanan kita lemah," kata Rektor Institut Sains dan Teknologi al-Kamal ini.

Ia menyatakan, keterbukaan data dalam dunia pertahanan bukan hal tabu. Bahkan transparansi data pertahanan dapat dijadikan strategi untuk menimbulkan detterence effect kepada lawan. Lawan akan berpikir dua kali jika mengetahui senjata apa yang kita miliki. Seperti negara-negara adidaya yang memiliki senjata nuklir, bahkan mengumumkan hulu ledak mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Cegah Serangan Rusia...
Cegah Serangan Rusia Tanpa Bantuan AS, UE Butuh Waktu 4 Tahun Bangun Militer
Daftar Negara Asia Tenggara...
Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi Koridor Udara Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan
Gelar Public Expose,...
Gelar Public Expose, Emiten RONY Paparkan Strategi Efisiensi dan Penguatan Aset
Rekomendasi
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
Olah TKP Kematian Sutrimo,...
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Cari Saksi dan CCTV
Berita Terkini
Mantan Pemimpin La Via...
Mantan Pemimpin La Via Campesina Jadi Sekjen Partai Buruh
Menakar Masa Depan di...
Menakar Masa Depan di Balik Dana Abadi Daerah
Calon Pekerja Migran...
Calon Pekerja Migran Indonesia ke Jepang Kini Bisa Akses KUR PMI
Kaesang Tantang Puan...
Kaesang Tantang Puan di Pileg 2029, Ganjar Yakin Jateng Tetap Kandang Banteng
Kader Muda PAN Apresiasi...
Kader Muda PAN Apresiasi Komitmen Prabowo Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Kaesang Tantang Puan...
Kaesang Tantang Puan di Pileg 2029, Pertarungan Terbuka Megawati vs Jokowi
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved