Yenny Wahid Ungkap Mahfud MD Santri yang Berani Lawan Koruptor

Minggu, 07 Januari 2024 - 11:27 WIB
loading...
Yenny Wahid Ungkap Mahfud...
Menko Polhukam yang juga calon wakil presiden (cawapres), Mahfud MD saat menghadiri Haul ke-14 Gus Dur di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (6/1/2024) malam. FOTO/TPN GANJAR-MAHFUD
A A A
JAKARTA - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid menyatakan Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin yang berani melawan koruptor dan berkomitmen kuat dalam penegakan hukum .

Pernyataan ini disampaikan Yenny Wahid menjawab pertanyaan peserta terkait sosok pemimpin bangsa ke depan dalam acara 'QNA Bareng Yenny Wahid Koloseum Santri 'Mencari Pemimpin Para Santri' di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (6/1/2024). Menurutnya, negara Indonesia merupakan negara besar dan saat ini masuk dalam daftar 16 negara terkaya di dunia.

Yenny mengutip penelitian dari Pricewaterhouse Coopers yang memprediksi Indonesia bakal menjadi negara dengan kekuatan ekonomi kelima di dunia pada 2045 atau Indonesia Emas. "Ramalan ini didapatkan melalui sebuah proyeksi yang beradasrkan faktor-faktor mengenai Indonesia, misalnya demografi, usia produktifnya berapa tahun 2045, kekayaan Indonesia apa saja, sumber daya alam apa saja," kata Yenny dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (7/1/2023).



Saat ini, kata Yenny, Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa dari SDA antara lain nikel yang merupakan bahan baku pembuatan baterai dan mobil listrik, kelapa sawit, serta lainnya. "Ini semua ditabulasi menjadi satu, kemudian ada proyeksi pertumbuhan ekonomi dapatlah data tadi Indonesia jadi kekuatan ekonomi kelima dunia," katanya.

Namun, Direktur Wahid Foundation ini mengungkapkan, Indonesia untuk menjadi negara dengan kekuatan kelima dunia ada syaratnya yaitu dibutuhkan pemimpin yang mampu memberantas korupsi.

"Kalau mau negara ini menjadi negara yang betul-betul kaya. Negaranya kaya dan rakyatnya kaya, maka korupsinya harus diberantas. Kalau negara kita kaya, tapi masih miskin pasti ada yang salah yaitu masih ada korupsi," katanya.

Menurut Yenny, hal tersebut menjadi tantangan terbesar di Indonesia, sehingga harus segera dikoreksi. "Kalau tidak ada penegakan hukum, yang terjadi korupsi di Indonesia akan terus merajalela. Jadi negara ini membutuhkan pemimpin yang punya komitmen kuat untuk menegakan hukum di Indonesia dan rekam jejak terbukti berani melawan koruptor," katanya.

Baca juga: Yenny Wahid Ungkap Keistimewaan Mahfud MD di Mata Gus Dur: Tak Pernah Takut

Yenny Wahid menegaskan, kriteria tersebut adanya di sosok Mahfud MD yang kini jadi calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 berpasangan dengan Ganjar Pranowo. "Mahfud MD santri yang berani menegakan hukum dan melawan koruptor," katanya.

Menurut Yenny, keberanian Mahfud MD dalam melawan koruptor bukan untuk kepentingan dirinya sendiri tapi juga bangsa. Sebab, sikapnya tersebut penuh dengan risiko. Hal tersebut juga pernah dilakukan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid yang juga ayah Yenny Wahid. Karena tidak mau berkompromi dengan para koruptor, sehingga dilengserkan dari jabatannya.

"Ada santri yang ketika tidak mau berkompromi dengan koruptor dia dilengserkan, yaitu Gus Dur," katanya.

Andaikan waktu bisa diputar kembali dan disuruh memilih antara mempertahankan kekuasan ayahnya tapi berkompromi dengan koruptor atau dilengserkan dari jabatannya, maka dia akan tetap pada sikap yang sama. "Buat saya, walaupun dilengserkan 100 kali tapi melawan koruptor itu adalah takdir yang yang harus kita jalani. Perjuangan ini untuk Indonesia yang bersih, Indonesia yang berprimanusiaan dan berkeadilan harus ditegakkan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Polri Tetapkan 13 Tersangka...
Polri Tetapkan 13 Tersangka Sepanjang 2026 Terkait Haji Ilegal
ICW Pertanyakan Komitmen...
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Tegakkan Hukum terhadap Peredaran Rokok Ilegal
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
Komdigi Dorong Sinkronisasi...
Komdigi Dorong Sinkronisasi Penegakan Hukum Ruang Digital
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved