Soroti Kemiskinan, Caleg Partai Perindo Tamar Bafadal Janji Angkat Kesejahteraan Masyarakat
Jum'at, 05 Januari 2024 - 18:58 WIB
loading...
A
A
A
Ia pun mengungkap respons masyarakat Papua Barat Daya sangat senang dan menilai Partai Perindo yang mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024 itu tidak ada cacat dalam arti bersih tanpa campuran apapun.
"Saya setiap hari kesibukannya terjun langsung ke masyarakat saya bertemu langsung disitu saya berbicara mengenalkan partai ini ke masyarakat. Disitu masyarakat sangat antusias senang banget dengan partai ini karena belum ada cacatnya di Papua Barat. Jadi mereka memiliki pernyataan bahwa Partai Perindo ini bersih seperti bensin yang tanpa ada campuran," ujarnya.
Tamar mengakui potensi alam Papua Barat Daya luar biasa, Namun Ia pun mendapat keluhan masyarakat terutama masalah pendidikan dengan masih adanya pungutan biaya yang seharusnya gratis.
"Hal yang saya dapatkan ketika terjun langsung ke lapangan yakni mulai dari Pendidikan, yang sekarang pemerintah sudah membicarakan bahwa akan ada UU khusus pendidikan yang tidak boleh dipungut biaya dan segala macam sudah bebas seharusnya. Namun kenyataannya sekarang mereka masih tetap dipungut biaya harusnya gratis," ungkapnya.
"Saya setiap hari kesibukannya terjun langsung ke masyarakat saya bertemu langsung disitu saya berbicara mengenalkan partai ini ke masyarakat. Disitu masyarakat sangat antusias senang banget dengan partai ini karena belum ada cacatnya di Papua Barat. Jadi mereka memiliki pernyataan bahwa Partai Perindo ini bersih seperti bensin yang tanpa ada campuran," ujarnya.
Tamar mengakui potensi alam Papua Barat Daya luar biasa, Namun Ia pun mendapat keluhan masyarakat terutama masalah pendidikan dengan masih adanya pungutan biaya yang seharusnya gratis.
"Hal yang saya dapatkan ketika terjun langsung ke lapangan yakni mulai dari Pendidikan, yang sekarang pemerintah sudah membicarakan bahwa akan ada UU khusus pendidikan yang tidak boleh dipungut biaya dan segala macam sudah bebas seharusnya. Namun kenyataannya sekarang mereka masih tetap dipungut biaya harusnya gratis," ungkapnya.
(maf)
Lihat Juga :